Kota Manado

Papan Proyek Hanya Gantung Di Pohon, Jurani Rurubua: Dinas PUPR Harus Warning Kontraktor

Papan Proyek Hanya Gantung Di Pohon, Jurani Rurubua: Dinas PUPR Harus Warning Kontraktor
Papan nama proyek yang hanya terpasang di pohon.

Manado — Papan pengumuman proyek merupakan papan yang berisi informasi kepada masyarakat sebagai salah satu upaya memberi sosialisasi tentang ‘Petunjuk Teknis Membangun’ dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kegiatan pembangunan dan pemanfaatan bangunan sesuai ketentuan.

Oleh karena itu, sepantasnya papan nama proyek harus terpampang diruang publik di lokasi kegiatan proyek tersebut.

Namun seyogyanya papan tersebut dapat terlihat dengan jelas dan dapat diakses.

Menanggapi adanya papan nama proyek yang hanya digantung di pohon, Jurani Rurubua kapada BeritaManado.com, Minggu (8/12/2019), mengatakan sangat menyanyangkan hal seperti ini bisa terjadi kendati nilai pekerjaannya hampir 1 Milyar tepatnya Rp.936.082.496,88.

“Ini sangat saya sesalkan, sebab ketika teman-teman pemerhati lingkungan sedang berteriak meminta kesadaran semua pihak untuk menghentikan perlakuan yang dapat merusak pohon dengan memakunya untuk pemasangan media tertentu seperti baliho dan iklan lainnya, maka alangkah tidak eloknya jika hal itu turut dilakukan untuk atas nama proyek plat merah,” ungkap Jurani Rurubua yang getol mengawasi pembangunan di kota Manado.

Menurutnya ada ketidakseriusan dari pelaksanaan proyek peningkatan jalan hot mix yang berlokasi di Lingkungan X dengan NO. SUB KONTAK: D.03/PUPR/BM-13/Nontr/XI/ 2019 Tanggal Kontrak 21 November 2019.

“Papan pengumuman yang hanya digantung dipohon tersebut jelas terkesan tidak serius, bayangkan saja, baru papan pengumuman sudah seperti itu, bagaimana nanti pembangunannya?,” jelas politisi PSI ini yang selalu siap turun lapangan.

Oleh karenanya, Jurani mewakili komisi III akan meminta dinas terkait untuk menindak lanjuti temuan atas proyek pekerjaan jalan ini.

“Utamanya yang bertanggung jawab penuh atas proyek pembangunan tersebut dapat memperbaiki dan merelokasi papan itu lebih rapih dan bisa diakses publik dengan mudah,” tuturnya.

Selanjutnya Jurani akan memintakan kepada dinas terkait untuk memberi peringatan.

“Dinas terkait harus mewarning kotraktor yang “asal-asal” dalam pemasangan papan proyek ataupun memberikan sanksi,” tegasnya.

Jurani juga berharap pemerintah harus seriusi hal ini agar tidak ada kejadian seperti ini lagi kedepannya.

“Jangan main-main dan terkesan asal-asal dalam membangun, ada jerih keringat rakyat dalam pembangunan tersebut, uang mereka, hak mereka, maka pemerintah harus seriusi hal sekecil apapun,” pungkas Jurani Rurubua.

Diketahui papan proyek tersebut terpasang di pohon yang berada di halaman Gereja Advent Jemaat Gritma Paniki.

(BennyManoppo)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara