Kota Bitung

PAD Bitung Capai 36,39 Persen,  Wali Kota Hengky Honandar Minta OPD Maksimalkan Retribusi

Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, SE, bersama Wakil Wali Kota Randito Maringka, S.Sos, memimpin Rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Retribusi Daerah, serta Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA).

Penulis: Syarif Umar l Bitung

Pemerintah Kota Bitung terus menunjukkan tren positif dalam pengelolaan keuangan daerah. Hingga April 2026, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bitung tercatat mengalami peningkatan signifikan dengan sektor pajak daerah menjadi penyumbang terbesar terhadap realisasi pendapatan daerah.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, SE, didampingi Wakil Wali Kota Randito Maringka,S.Sos, saat memimpin Rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Retribusi Daerah, serta Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA) yang digelar di Ruang S.H. Sarundajang, Rabu (13/05/2026).

Rapat strategis tersebut dihadiri seluruh Kepala Perangkat Daerah (KPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bitung sebagai bagian dari upaya konsolidasi dan penguatan optimalisasi pendapatan daerah serta pengawasan realisasi anggaran tahun berjalan.

Dalam arahannya, Wali Kota Hengky Honandar menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah yang terus bekerja menjaga stabilitas pengelolaan keuangan daerah, baik dari sisi pendapatan maupun belanja daerah.

“Evaluasi seperti ini sangat penting sebagai bagian dari komitmen kita menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil,” tegas Hengky.

Berdasarkan laporan realisasi pendapatan daerah hingga 30 April 2026, capaian pendapatan daerah Kota Bitung berada di angka sekitar 30,18 persen dari target APBD Tahun 2026. Sementara khusus PAD, realisasinya telah mencapai sekitar 36,39 persen.

Menurut Hengky, capaian tersebut patut disyukuri, namun juga harus menjadi bahan evaluasi bersama agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal hingga akhir tahun anggaran.

Pemerintah Kota Bitung juga memberikan perhatian serius terhadap sektor retribusi daerah yang realisasinya masih berada di kisaran 15 persen. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta lebih inovatif dan agresif dalam menggali potensi pendapatan daerah dengan tetap mengedepankan regulasi serta pelayanan publik yang baik.

Selain itu, Wali Kota Hengky Honandar meminta seluruh perangkat daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai kendala di lapangan agar rendahnya capaian tidak hanya menjadi angka dalam laporan tanpa tindak lanjut konkret.

Perkuat koordinasi lintas perangkat daerah, khususnya dalam pengawasan objek pajak dan retribusi, validasi data, serta peningkatan kepatuhan wajib pajak dan wajib retribusi,” ujarnya.

Hengky juga menegaskan bahwa capaian PAD bukan hanya menjadi tanggung jawab OPD teknis tertentu, melainkan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bitung.

Dalam rapat tersebut turut dibahas Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA). Pemerintah Kota Bitung menegaskan bahwa realisasi anggaran bukan sekadar soal penyerapan, tetapi bagaimana anggaran benar-benar berdampak terhadap pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menekankan agar tidak ada keterlambatan pelaksanaan program dan kegiatan, terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan meminta seluruh perangkat daerah memastikan perencanaan dilakukan secara matang, pelaksanaan berjalan disiplin, serta pengawasan diperkuat secara berkelanjutan.

Melalui rapat evaluasi tersebut, Pemerintah Kota Bitung berharap lahir langkah-langkah konkret, solusi nyata, serta komitmen bersama untuk meningkatkan kinerja pendapatan daerah dan kualitas pengelolaan anggaran.

“Mari kita bekerja lebih serius, lebih disiplin, dan lebih kolaboratif demi kemajuan daerah yang kita cintai bersama,” pungkas Hengky Honandar.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara