Manado – Musibah yang menimpa 10 Warga Negara Indonesia yang di sandera oleh Kelompok Radikal Moro Filipina Selatan Abu Sayaf terus mendapat dukungan dari pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Gubernur Sulut Olly Dondokambey.
Termasuk diantaranya 3 Warga Kawanua Asal Sulut, secara marathon Olly melakukan pertemuan dengan pihak Keluarga Korban, semisal di Bilangan Jakarta Utara, Kamis pagi, (31/03/2016), setelah sehari sebelumnya, Olly bersama Wakil Gubernur Steven Kandouw serta unsur Forkopimda Sulut menyambangi salah satu rumah Keluarga Korban di Kelurahan Sasaran Tondano-Minahasa.
Olly dalam pertemuan dan silaturahmi dengan Keluarga Korban Penyanderaan Kapal Laut di Perairan Filipina oleh Kelompok Ekstrim Abu Sayaf, yakni Alvian Elvis Repi, di kediaman Keluarga Kawasan Tanjung Priuk, diterima kerabat Korban yakni Syane Repi yang didampingi Isteri Youla Lasut (28 Thn), dan dua Anaknya masing-masing Viola Repi (2 thn), Zefanya Repi (3 Thn).
Secara spontan Gubernur Olly Dondokambey memberikan support dan ber empati atas kejadian dimaksud untuk kiranya keluarga tetap tabah dan berserah kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas musibah ini sembari menunggu langkah dan upaya Pemerintah RI dan Pemprov Sulut dalam menyingkapinya.
“Saya akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar ke sepuluh WNI yang disandera oleh kelompok garis keras Abu Sayyaf segera dibebaskan,” ujar Olly.
Di sela-sela kunjungan tersebut, Olly menyempatkan diri memberikan donasi dan bantuan kepada pihak Keluarga Repi, sebagai ungkapan tali kasih, setelah sebelumnya Gubernur, di dampingi Kejati Sulut Muh Teuku Syahrizal, SH, berkesempatan ber tatap muka dengan Menteri Luar Negeri RI, Retno Lestari Priansari Marsudi, di Kantor Kemenlu di Jakarta. (***/rizath polii)

Ini kwa baru bilang gubernur yg peduli dia pe rakyat