
Tomohon – Komitmen pemerintah menjadikan Kota Tomohon sebagai kota bersih dan sehat sedikit dinodai oleh ulah oknum petugas kebersihan yang disinyalir mulai menjalankan praktik-praktik yang menyimpang. Dimana disebutkan, oknum petugas ini mulai menjadikan sampah sebagai lahan bisnisnya.
“Waktu itu, ada truk pengangkut sampah yang lewat. Ketika dicegat, petugas ini tak mau mengangkut sampah di sekitar rumah kami, alasannya bukan wilayahnya. Namun sampah di rumah yang tak jauh dari kami justru diangkat usai menggelar acara. Usut punya usut, petugas ini ternyata harus dibayar dulu dengan jumlah tertentu baru mau mengangkat sampah,” ujar salah seorang warga di Kecamatan Tomohon Utara kepada beritamanado.com.
Ironisnya, hal ini belum mendapat respon dari instansi terkait dalam hal ini Dinas Tata Ruang, Pertamanan dan Persampahan (Tarumansa). Kepala Dinas Tarumansa Kota Tomohon Dra Lily Solang MM saat dihubungi melalui telepon genggamnya via pesan singkat hingga berita ini diturunkan belum memberikan klarifikasinya.
