
Wakil Bupati Sonny F Tandayu, foto bersama usai Ibadah Natal Rukun Minaesa Tompasobaru di Jakarta yang digelar dalam Kangen Kampung di Tompasobaru.
Tampilkan Pohon Natal 11 Meter dari Bibit Pohon
TOMPASOBARU–Perayaan Natal Yesus Krsitus warga Tompasobaru di perantauan bersama masyarakat Kec. Tompaso Baru dan Maesaan dan pemerintah pada Kamis (29/12/2011) berlangsung meriah dan hikmat. Meski diguyur hujan, antusias masyarakat untuk hadir luar biasa. Tidak kurang dari 1.500 warga memadati tenda-tenda yang disiapkan dan meluber hingga emperan toko kompleks Kantor Camat Tompasobaru. Bahkan tidak sedikit yang rela berdiri berlindung dengan payung untuk dapat mengikuti dari dekat jalannya ibadah yang diselenggarakan oleh Rukun Minaesa Tompasobaru di Jakarta.
“Nuansa kebersamaan sangat terasa karena jemaat dari berbagai denominasi gereja yang datang berbagai desa dari dua kecamatan menyatu dalam sukacita perayaan Natal ini,” ujar Ketua Umum Panitia Pusat, Dra. Nontje Masengi, MHum didampingi Sekretaris Umum Pdt. Dantje Wulur, STh, MA, MSc dan Bendahara Umum dr. Wien Wolf kepada beritamanado, tadi sore.
Tambah Masengi, penghotbah adalah Pdt. Jason Balompapueng. Dalam khotbah Natal mengajak jemaat untuk meneladani Tuhan Yesus yang mau mengampuni. “Apabila kita mampu saling memaafkan, tidak menjauhi yang salah maka akan ada kedamaian dalam hati kita. Kita tidak boleh bangga berbuat salah atau menyakiti orang lain. Banggalah jika melakukan kebaikan dan menjaga kerukunan,” tutur hamba Tuhan asal Sangihe ini.
Sementara Wakil Bupati Minsel, Drs Sonny F Tandayu yang didaulat memberikan sambutan mewakili masyarakat Tompasobaru mengatakan berterima kasih kepada Rukun Minaesa Tompasobaru-Maesaan di Jakarta dan perantauan yang menggagas program pulkam.
“Program Go Green melalui penanaman pohon buah dan pohon kayu akan berimplikasi positif. Lebih khusus pada lingkungan dan ekonomi masyarakat dan ini sejalan dengan Gerakan Sentuh Tanah dari pemerintah daerah. Karena itu kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh rukun Minaesa ini seharusnya mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah,’’ kata Tandayu.
Ketua Umum Rukun Minaesa Tompasobaru di Jakarta, Brurtje Maramis SH, MH dalam sambutan, ‘’Kami menyatakan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah dan masyarakat, yang mana telah mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan Rukun Minaesa ini. Dan acara ini akan kami kemas setiap tahun,’’ sebut Maramis yang adalah pengacara di Jakarta ini.
Kepala Dinas Perkebunan Minsel Ricky R Rumintjap, SE yang membawakan sambutan mewakili Bupati Minsel yang berhalangan hadir. ‘’Pertama, saya sampaikan ketidakhadiran ibu bupati, karena ada rapat penting di rudis. Namun, ibu bupati menyambut kegiatan ini serta merespon semua program yang dilaksanakan Rukun Minaesa Tompasobaru dan Panitia baik pusat maupun lokal,’’ ungkap Rumintjap.
Menurutnya, pada prinsipnya pemkab mendukung kegiatan yang diprakarsai Rukun Minaesa. Karena kegiatan yang dilakukan sejalan dengan Visi Kabupaten Minsel yaitu Berdikari Cepat.
Dalam perayaan Natal ini panitia menyerahkan diakonia kepada Panti Asuhan Amazia. “Luar biasa antusias masyarakat. Meski dengan penerangan terbatas karena listrik PLN padam sebelum acara selesai. Namun jemaat tetap bertahan hingga usai,’’ tambah James Sorongan, salah satu Panitia Lokal.
Masyarakat juga dibuat kagum dengan persiapan panitia. Terutama pohon Natal setinggi 11 meter yang dibangun dari rangkaian bibit pohon. Seperti bibit pohon den, cengkeh, mahoni, buah, dan lainnya. “Panitia ingin menghadirkan pohon Natal hidup tapi tidak menebang pohon yang sudah besar. Kami komit dengan program Go Green, jadi pohon Natal kami bangun dari rangkaian bibit pohon yang nantinya juga akan dibagi untuk ditanam di halaman kantor-kantor, sekolah, gereja, mesjid dan juga masyarakat. Puji Tuhan hasilnya sangat bagus menghiasi pusat kota Tompasobaru,” papar Ketua Panitia Lokal Verry V. Masengi. (and)
