Berita Utama

Museum Negeri Provinsi Sulut Memprihatinkan

Alfred bahkan menunjukkan pembangunan toilet museum yang diduga hanya akal-akalan saja.

Museum Negeri Provinsi Sulut Memprihatinkan
Wastafel toilet rusak.

Sebab, kata dia, toilet hampir tidak pernah difungsikan.

Wastafel toilet juga tidak terpasang.

“Bahkan septic tanknya palsu. Hanya dicor dari luar tapi tidak ada lubangnya,” bebernya.

Museum Negeri Provinsi Sulut Memprihatinkan
Septic tank diduga palsu.

Alfred khawatir ada barang dalam museum kondisinya terancam.

Seperti jenis Ikan Coelacanth, yang pernah di tangkap di Pantai Manado.

Alfred bilang, ikan ini merupakan hewan purba yang mestinya rutin diberikan cairan pengawet.

Museum Negeri Provinsi Sulut Memprihatinkan
Jenis ikan purba Coelacanth sudah berjamur.

Sayang, itu sudah tidak dilakukan lagi.

Kondisi ikan pun sudah berjamur.

Ia juga menunjukkan koleksi buku-buku penting yang merekam sejarah budaya Sulut.

Namun, buku-buku itu hanya disimpan dalam karung.

Sebagian sudah kusam, robek dan rusak.

“Ada yang sudah kita musnahkan karena sudah rusak parah,” bebernya.

Museum Negeri Provinsi Sulut Memprihatinkan
Kondisi buku-buku bersejarah.

Kepala Dinas Kebudayaan Sulut, Jani Lukas, yang dikonfirmasi BeritaManado, tidak menampik dengan kondisi museum tersebut.

Meski begitu, kata Jani, pihaknya tidak bisa berbuat banyak.

“Sudah bertahun-tahun tidak ada anggaran,” kata Jani.

Menurut dia, sejak Covid-19 anggaran pemeliharaan dihentikan.

Itu, lanjut dia, terjadi hampir di semua dinas.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara