“Jangankan pemeliharaan, mau bikin pagar, beli lemari itu sama sekali tidak ada. Saya pikir teman-teman media juga tahu hal itu,” jelas Jani.
Sebagai informasi, keprihatinan perihal kondisi Museum Negeri Provinsi Sulut sebelumnya disuarakan oleh Alfred Pontolondo, lewat surat terbuka kepada rekan-rekan seniman di Sulut.
Tetapi, usai surat itu beredar, Alfred kabarnya dinonaktifkan sebagai pengelola museum dan sekarang ditugaskan sebagai staf di bidang kebudayaan.
(Alfrits Semen)
