Agama dan Pendidikan

Museum Mulai Dilupakan

Museum Mulai Dilupakan
Museum Negeri Sulawesi Utara di Jalan W.R Supratman, Kelurahan Komo Dalam, Manado (Foto BM)

MANADO – Museum merupakan salah-satu sarana penunjang pendidikan dan pariwisata. Namun keberadaannya semakin dilupakan seiring perkembangan zaman.

Tidak banyak masyarakat terutama kaum muda yang masih menjadikan museum sebagai sarana dan fasilitas menambah wawasan dan pengetahuan. Mall, Bioskop, Cafe dan tempat-tempat hiburan yang menyemut di Kota Manado menjadi tempat favorit kaum muda saat ini.

ADVERTISEMENT

Beberapa anak muda yang sempat ditanya beritamanado, ternyata sebagian besar mengaku belum pernah mengunjungi Museum dan hanya sedikit yang pernah mengunjungi pusat pendidikan dan kebudayaan ini.

“Saya pernah masuk museum waktu masih SD, tapi hanya sekali,” tutur Melisa Watung, gadis remaja warga Mahakeret Barat.

Sangat ironis disaat pemerintah mendengung-dengungkan peningkatan pendidikan dan Sulawesi Utara menjadi daerah tujuan wisata, keberadaan museum mulai terpinggirkan.

Ada satu pernyataan menarik dalam sebuah buku mengenai turism. “Jika anda tidak memiliki banyak waktu untuk mengenal daerah yang ada kunjungi atau daerah yang anda tempati, maka cukup datang ke museum untuk mengenalinya.

Pertanyaan, apakah kita mengenal setiap daerah yang pernah kita kunjungi atau bahkan tanah Toar-Lumimuut ini tidak sempat kita kenali. Mungkin kita hanya mengenal Mantos, Megamall, IT Center dan tempat-tempat karaoke.

Makanya, kenali tanah Toar-Lumimuut ini dengan cara mengunjungi Museum Negeri Sulawesi Utara, Jalan W.R Supratman, di Kelurahan Komo Dalam, dekat SMPN-1 Manado.  (JRY)