Victor, Tonny dan Eddyson Berpeluang Menggantikan Meiva

MANADO – Ini baru menarik. Pasca berakhirnya tugas Tim 11 Bentukan DPD I Partai Golkar Sulut nanti, kini kabarnya DPD PG Sulut sedang menggodok penggantian Meiva Salindeho STh, dari kursi Ketua DPRD Sulut.
Informasi yang diperoleh beritamanado, alasan PG Sulut menggganti Meiva dari kursi Ketua DPRD, karena anggota DPRD Sulut dapil Sangihe ini sering berlawanan dengan kebijakan DPD PG Sulut di DPRD Sulut, dinilai tidak memberikan kontribusi terhadap PG Sulut, dan beberapa alasan lainnya. ”Ini sudah dibicarakan secara intens beberapa elit PG Sulut, tinggal membicarakan dengan Stefanus Vreeke Runtu (SVR), apakah menyetujui atau tidak usulan sejumlah pengurus ini, ”ujar kader Golkar yang meminta namanya tak ditulis. Selain itu, usulan mengganti Meiva dari kursi Ketua DPRD Sulut, karena istri tercinta Bupati Sangihe, Drs Winsulangi Salindeho ini, sebenarnya tak bisa menjadi Ketua DPRD Sulut, kalau mengikuti aturan. Karena sebelumnya belum pernah menjadi anggota DPRD Sulut. ”Khan salah satu syarat diusulkan menjadi Ketua DPRD, harus sudah pernah duduk di kursi DPRD pada periode sebelumnya, ”ujarnya lagi.
Menariknya, beberapa personil FPG Sulut yang disiapkan menggantikan Meiva kabarnya sudah mengerucut ketiga figur antara lain, Victor Mailangkay SH, Tonny Kaunang STh, dan Eddyson Masengi. Di antara ketiga figur ini yang paling berpeluang adalah Victor dan Tonny. ”Kalau dari segi ketenangan, dan kematangan berpolitik serta memimpin tentu ada di Bung Victor, tapi kayaknya Toka (sapaan akrab Tonny Kaunang), tak bisa dipandang remeh, karena lebih dekat dengan Vreeke, ”ujar beberapa pengurus DPD PG Sulut lainnya. (abm)

so tau menyalahi aturan kiapa dang dari awal ngoni pilih… so dapa amplop stow dulu… skarang so nyanda ada amplop ngoni mao tendang…
ckckckckck…
Masyarakat sulut hrs tau….klu mau cari siapa ketua dewan paling diminati dan punya kinerja baik……bikin list pertanyaan kpd 45 aleg dprd prov minus fidel……. Skrg ini dari 4 pimpnan dewan yg memiliki kompentensi dan kinerja yg baik: rangking pertama utusan pds, rangking kedua utusan pg,pdip,pd………. mrk bertiga paling malas masuk ktr dan paling susah ditemui dan kurang inisiatif……. Coba kalian wartawan buatkan survey agar jelas dan transparan……… Kalau cocok dan profesional jadi ketua dewan karena uu hrs pg adlh Sunardi sumantha…sudah punya pengalaman ketua dewan dprd bolmong raya…… dmklah
Apa jow ngoni suka,
yang penting ngoni senang….,
Stuju diganti. Makang puji kwa tu pendeta Meiva. Pak Victor paling cocok, berwibawa ??? mampu J??? teladan. Spy samua anggota ??ª model (teladan) politik santun. Jg talalu rakus
Hoh, sagala rupa jo. So ilang hambak stow ini Anggota Dewan Partai Golkar. Emplas urus itu kepentingan masyarakat, cuma urus-urus jo baku ambe jabatan. Meiva Salindeho Lintang itu sudah keputusan representatif. Ibu bukan cuma besar karena Bu Winsu, tapi karena konsistensi dan loyalitas. Kalu yang laeng, so dorang tu ajar-ajar pa SVR, bela-bela pa Imba. Skrg bela svr kong ajar pa MSL. Sama-sama pemuka agama, sama-sama Pendeta kase tunjung teladan buruk for warga sulut. Jang kira lantaran MSL ada cap Sangihe kong mo pandang enteng?