Minahasa

Momentum Paskah, Jemaat GMIM Lembah Kasih Tataaran 2 Pererat Tali Kasih dan Semangat Melayani Lewat Berbagai Kegiatan

Momentum Paskah, Jemaat GMIM Lembah Kasih Tataaran 2 Pererat Tali Kasih dan Semangat Melayani Lewat Berbagai Kegiatan
Jemaat GMIM Lembah Kasih Tataaran 2 menggelar sejumlah kegiatan dalam merayakan Paskah 2026

Penulis: Anggawirya Zas | Manado

Jemaat GMIM Lembah Kasih Tataaran 2, Wilayah Tondano Enam, menghayati makna kebangkitan Yesus Kristus dengan menggelar perayaan Paskah dengan semangat persekutuan yang kental.

Hal itu ditunjukkan dengan digelarnya berbagai kegiatan lomba yang melibatkan seluruh elemen jemaat, perayaan ini menjadi momentum untuk mempererat tali kasih dan semangat melayani antar sesama.

Dikatakan Ketua Jemaat Pdt. Fenny Mosal M.Th, esensi dari kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan wujud nyata dari sukacita Paskah yang mempersatukan.

Salah satu yang menarik perhatian adalah lomba memasak Nasi Goreng yang diikuti oleh bapak-bapak Pria Kaum Bapa (PKB), sebagai simbol kerendahan hati untuk melayani keluarga dan jemaat.

Melayani dengan Sukacita
Ketua Panitia Hari-Hari Raya Gerejawi (H2RG), Lucky D H Mandagi SE MH menekankan bahwa keterlibatan kaum bapak dalam urusan dapur merupakan bentuk edukasi tentang kemandirian dan pelayanan.

“Paskah mengajarkan kita tentang pengorbanan dan pelayanan. Melalui lomba ini, kami ingin bapak-bapak menunjukkan bahwa mereka tidak hanya siap dipimpin, tetapi juga siap melayani dengan sukacita, bahkan dalam hal-hal kecil seperti memasak untuk sesama,” tutur Lucky, Minggu (05/04/2026).

Enam perwakilan kolom menampilkan kreasi terbaik mereka. Nama-nama hidangan yang disajikan pun memiliki nuansa unik, seperti:

Kolom 3 yang menghidangkan ‘Nasi Goreng Golgota’, sebuah nama yang merujuk pada bukit tempat penebusan dosa manusia dilakukan.

Kolom 5 dengan menu ‘Nasi Goreng Bujangan’.

Kolom 6 yang tampil sederhana namun bermakna melalui ‘Nasi Goreng Kampung’.

Persekutuan dalam Keberagaman
Tim juri yang terdiri dari para pelayan Tuhan yakni Pdt. Fenny Mosal M.Th, Pdt. Winda Novita Bone, S.Th dan Pdt. Non Ezra Wanda Supit M.Th, memberikan penilaian secara mandiri dan objektif.

Pdt. Fenny menegaskan bahwa setiap peserta adalah pemenang dalam hal kebersamaan.

“Semua jemaat dari Kolom 1 sampai 6 telah menunjukkan kerja keras dan kreativitas yang luar biasa.

Masakannya semua enak, namun yang terpenting adalah bagaimana kita merayakan Paskah ini dalam harmoni dan kasih persaudaraan,” jelasnya.

Hasil Akhir dan Ucapan Syukur
Setelah melalui proses penilaian yang ketat, Kolom 6 berhasil keluar sebagai Juara 1 dengan raihan skor tertinggi, yakni 53.00 poin. Berikut adalah daftar lengkap perolehan nilai sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi jemaat:

Juara I Kolom 6 53.00
Juara II Kolom 5 52.50
Juara III Kolom 3 52.16
Juara Harapan I Kolom 4 52.00
Juara Harapan II Kolom 2 51.83
Juara Harapan III Kolom 1 49.83.

Roni Wowor, peserta dari Kolom 6, menutup kegiatan dengan ucapan syukur kepada Tuhan.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara