Berita Utama

Misteri Dibalik Penjarahan Rumah Sri Mulyani: Ada Drone dan Signal Kembang Api, Terorganisir?

Ini bukan lagi sekadar amuk massa, melainkan sebuah aksi yang sangat terstruktur.

Para perusuh, yang rata-rata masih sangat muda.

“Paling tua mungkin 25 tahun, kebanyakan masih remaja,” kata saksi.

Mereka tak hanya menjarah televisi dan perabotan, tetapi beberapa di antaranya bahkan kedapatan membawa senjata tajam.

“Jumlah mereka banyak sekali dan ada yang membawa senjata tajam,” tambah Renzi.

Petugas keamanan di lokasi tak berdaya.

“Kami tak kuasa mencegahnya, terlalu banyak,” tutur Jayadi pasrah.

Warga sekitar pun hanya bisa menjadi saksi bisu, menyaksikan kengerian dari balik jendela rumah mereka.

“Saya hanya bisa menyaksikan dari balik tirai rumah saya saja, tak berani keluar,” kata seorang tetangga yang trauma.

Hingga Minggu pagi, sisa-sisa penjarahan masih berserakan di depan rumah, menjadi bukti bisu kebrutalan semalam.

Kini, puluhan personel TNI telah diturunkan untuk menjaga ketat kediaman Menkeu, memberikan rasa aman bagi warga sekaligus mengantisipasi kemungkinan aksi susulan.

Meskipun tidak ada korban jiwa, insiden ini meninggalkan luka mendalam dan menjadi catatan kelam tentang bagaimana sebuah aksi anarkis bisa dieksekusi dengan perencanaan matang di jantung kota.

(jenlywenur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara