Politik dan Pemerintahan

Mewengkang Ramaikan Kandidat Bakal Calon Bupati Minahasa

Manado – Mulai disebut-sebutnya Ferdinan Mewengkang MM, sebagai salah satu bakal calon Bupati Minahasa dalan perebutan kursi Bupati Minahasa Tahun 2012 ini mendapat respon dari Mewengkang sendiri.

Menurut Deputi Pelayanan Publik Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) RI, dirinya akan siap apabilah rakyat yang menghendaki hal itu. “Yang wacanakan siapa yah, kalau memang masyarakat yang menghendaki kenapa tidak. Sebagai putra Indonesia yang dilahirkan di Minahasa hal itu sah-sah saja kan sekarang masyarakat punya hak memilih apa yang mereka senangi tentunya seperti itu, bagi saya kalau anda-anda (wartawan, red) menyatakan bahwa ada wacana, ada keinginan masyarakat seperti itu saya sangat menghargai itu,” katanya kepada sejumlah wartawan.

Mewengkang menjelaskan bahwa sebagai seorang birokrat dirinya sangat menghargai kalau memang ada pernyataan seperti itu yang menginginkannya maju di Pilkada Minahasa nanti. Hal tersebut berarti ada sesuatu yang dibutuhkan masyarakat terhadap dirinya. Namun juga suatu sisi menurutnya hal itu sangat tergantung dengan sistem Pilkada yang berlaku dinegara ini. “Saya melihat yang pertama apakah ada masyarakat mau, kedua apakah masyarakat memberikan kesempatan, ketiga apakah masyarakat memberikan kepercayaan, saya kira itu saja,” ujarnya.

Adanya berbagai kalangan masyarakat Minahasa yang menginginkan dirinya untuk bersaing pada Pilkada Minahasa baginya harus ada suatu berubahan yang utama yang harus dibangun di Minahasa, disamping permasalahan-permasalahan lain yang menjadi tuntutan rakyat. “Yah, kalau hal-hal itu ada seperti saya katakan sebagai warga negara kenapa tidak. Kalau hal itu dipercayakan tapi yang paling mendasar itu pada akhirnya dalam keimanan apapun agama kita tergantung juga restu Tuhan,” tegasnya.

“Masalah di Minahasa saya kira intinya cuma satu, membangun Minahasa itu harus bersama rakyat, baru namanya saja kan Mina Esa, jadi sesuatu yang dipersatukan harus ada kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah. memang ada banyak hal tapi yang paling utama dan terutama untuk membangun Minahasa adalah tatanan birokrat itu sendiri harus dibenah sebagai pelayanan publik, sebagai pelayan masyarakat harus betul-betul menjadi pelayan bukan yang dilayani gitu, dan dengan demikian dia akan tau apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, seharusnya berbuat apa untuk masyarakat,” ungkapnya seraya menambahkan belum ada lobi-lobi ke partai politik atau sebaliknya belum ada tawaran-tawaran dari partai politik hinggah saat ini. (jrp)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara