Kota Manado

Mawira: Gelanggang Pemuda Harusnya di Mantos Bukan Mega Mas

Manado – Kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Youth Center bukanlah satu-satunya persoalan yang ada. Tidak memiliki IMB, penamaan gedung tidak sesuai yang tercantum dalam proposal yang diajukan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kali ini soal tata letak bangunan pun menambah rentetan persoalan Youth Center yang menghabiskan anggaran sebesar 9,6 miliar rupiah itu.

“Saya tahu pasti, satu-satunya lokasi yang diajukan dalan proposal untuk membangun Gedung Gelanggang Pemuda yang sekarang berubah nama Youth Center yaitu di lahan 16 Mantos, bukannya Mega Mas. Makanya saya bingung sendiri, perencanaan dan pelaksanaan banyak perbedaan,” kata Yones Mawira.

Selain itu menurut mantan sekretaris komite yang juga konsoptor proposal mengatakan, dalam proposal dicantumkan, lahan yang disiapkan untuk didirikannya bangunan adalah lahan 16 persen yang akan disertai persetujuan anggota DPRD Kota Manado.

“Bukan hanya soal lahan 16 persen Mantos yang diusulkan. Tapi, dalam keterangannya tertulis, lahan itu akan disertakan persetujuan dari anggota dewan soal pengalihan fungsi lahan 16 persen itu, agar memiliki landasan hukum kuat. Jadi saya menjamin, lahan di Mantos satu-satunya yang diusulkan, bukan Mega Mas,” tegas Mawira. (leriandokambey)

Baca juga: (Youth Center Manado)

Komentar ditutup.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara