Kota Bitung

Maurits Mantiri Sentil Digital di Seminar Nasional dan Bedah Buku Rekson Silaban Pergerakan Tanpa Batas

Maurits Mantiri Sentil Digital di Seminar Nasional dan Bedah Buku Rekson Silaban Pergerakan Tanpa Batas
Maurits saat megikuti seminar nasional dan bedah buku

Bitung, BeritaManado.com – Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri ikut dalam Seminar Nasional dan Bedah Buku Rekson Silaban, Pergerakan Tanpa Batas dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Kamis (27/05/2021).

Seminar itu digelar secara virtual dan dibuka Gubernur Sulut, Olly Dondokambey serta Maurits didaulat menyampaikan sambutan di Ruangan BPU Kantor Wali Kota Bitung.

Maurits dalam sambutannya, Maurits menyampaikan, Menteri Kominfo menyebut Harkitnas sebagai penyemangat membangun kesadaran untuk bergerak menghadapi Permasalahan bangsa Indonesia tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras dan golongan.

“Kita semua bercita-cita untuk memacu ekonomi dan kemajuan peradaban sebagai simbol kebangkitan bangsa. Kita sedang menuju Indonesia semakin digital agar semakin maju. Dalam kata lain, Kebangkitan Nasional di era baru ini ditandai dengan digitalisasi Indonesia,” kata Maurits.

Bersama Wakil Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, pihaknya telah berkomitmen melalui visi mewujudkan Bitung menjadi kota digital yang mandiri, sejahtera dan berkarakter, berlandaskan gotong royong.

“Dengan visi ini, kami ingin perkembangan digitalisasi di Kota Bitung dapat memberdayakan perekonomian masyarakat agar menjadi lebih sejahtera. Artinya, digitalisasi benar-benar dapat membawa manfaat dan nilai tambah ekonomi, bukan sekedar dipandang sebagai gaya hidup “modern” semata,” katanya.

Apalagi kata dia, kalau sampai alokasi belanja teknologi informasi dan komunikasi kemudian hanya menimbulkan pemborosan. Dengan bantuan teknologi, potensi-potensi SDA dan SDM Kota Bitung harus mampu berkembang untuk menangkap setiap peluang usaha yang akan muncul dengan adanya transformasi digital.

Begitu juga di sektor pendidikan, kata dia, digitalisasi diharapkan ini menjadi kanal untuk mendekatkan akses pendidikan/belajar ke masyarakat melalui metode pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan tv digital/online.

“Digitalisasi juga dapat mendorong tumbuhnya gotong-royong melalui sociopreneurship yaitu kewirausahaan sosial yang tidak saja mengejar profit tetapi juga giving back to community. Sociopreneurship ini dapat diarahkan untuk penggalangan-penggalangan dana sosial yang dapat membantu pemerintah mengatasi permasalahan-permasalahan sosial,” jelasnya.

Dirinyapun menyampaikan ada empat hal pokok yang harus dipenuhi sebagai strategi utama digitalisasi di Kota Bitung. Pertama, bangun infrastruktur fisik dan jaringan digital. Kedua, meningkatkan kualitas SDM.

Ketiga, meningkatkan kapasitas untuk mengadopsi perubahan teknologi informasi dan komunikasi melalui institusi serta regulasi yang dapat mengimplementasikan prosedur yang sederhana dan ringkas (smart-shortcut procedure). Keempat, membangun pusat data daerah yang terintegrasi (one database).

“Mari kita samakan persepsi dan satukan komitmen seluruh elemen masyarakat untuk bangkit dan menjadi tangguh sebagai sebuah bangsa. Meningkatkan sinergita untuk memajukan industri lokal, serta mendorong pertumbuhan investasi dan iklim usaha yang kondusif dengan tetap mengutamakan kesejahteraan buruh lokal,” katanya.

(***/abinenobm)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara