
Manado, BeritaManado.com — Jamaah Masjid Qordova, Kelurahan Malendeng menggelar Sholat Tarawih perdana Ramadan 2026, Rabu (18/02/2026) tadi.
Terpantau BeritaManado.com, di dalam masjid, saf jamaah laki-laki maupun jamaah perempuan tersusun rapi dan hampir seluruh ruang utama terisi.
Suasana tarawih berlangsung khusyuk dan tertib. Rangkaian salat isya, tarawih dan witir dijalankan secara berurutan.
Anak-anak tak luput dari ibadah yang dikhususkan selama Bulan Suci Ramadan ini.
Muhammad Farhan Al Mubarok selaku Imam Masjid Qordova Kelurahan Malendeng menjelaskan, Alhamdulillah, Masjid Qordova malam ini kembali terang benderang dengan cahaya iman kita semua. Di tarawih perdana ini, mari kita pasang niat terbaik agar istiqomah hingga malam terakhir nanti.
“Mari kita penuhi shaf-shaf ini dengan semangat kekeluargaan dan ketaatan.
Ramadan bukan sekadar perpindahan waktu atau perubahan pola makan. Ini adalah kesempatan emas untuk membasuh jiwa yang mungkin selama setahun ini berdebu. Tarawih perdana ini adalah langkah awal dari marathon ibadah kita selama sebulan penuh,” jelasnya.
Maka dari itu, lanjut Abi Aziq sapaan akrabnya, luruskan niat selama Ramadan karena Allah.
“Mari jaga semangat malam pertama ini agar tetap konsisten hingga akhir Ramadhan nanti. Jangan biarkan shaf kita maju (berkurang) seiring berjalannya waktu. Jaga Ukhuwah. Masjid ini adalah rumah kita bersama, mari kita jaga ketertiban, kebersihan dan kenyamanan selama beribadah,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua BTM Masjid Qordova Kelurahan Malendeng Prof Dr Muhammad Idris Tunru dalam penyampaiannya di sela Sholat Isya dan Tarawih mengajak jamaah untuk menjaga kesucian Ramadan dengan ibadah-ibadah yang bermanfaat.
“Salah satunya dengan menjaga Sholat Tarawih berjamaah di Masjid. Semoga suasana ramai seperti ini bisa terjaga hingga akhir Ramadan nanti,” tuturnya.
Diketahui, Tarawih merupakan ibadah salat sunnah yang menjadi ciri khas bulan Ramadan. Salat ini dikerjakan pada malam hari sebagai bentuk qiyam Ramadan, yakni menghidupkan malam dengan ibadah, doa dan bacaan Al-Qur’an.
Di banyak daerah, tarawih identik dengan suasana masjid yang ramai, namun pelaksanaannya juga sah bila dilakukan sendiri di rumah.
Keutamaan tarawih ditegaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebut bahwa orang yang menunaikan qiyam Ramadan dengan iman dan penuh harap pahala akan mendapat ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu.
Salat tarawih biasanya ditutup dengan salat witir sebagai penutup ibadah malam. Witir sendiri bukan ibadah khusus Ramadan, tetapi pelaksanaannya sering digabung setelah tarawih karena dianggap sebagai pelengkap qiyamul lail.
(Anggawirya Mega)
