
Airmadidi – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Ir M Hatta Rajasa, mengungkapkan rasa terimakasih pada ibunya yang biasa ia sapa ‘emak’ di Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember.
“Saya ingin bercerita tentang true story, cerita apa adanya,” ungkap Hatta Rajasa yang juga besan SBY Presiden RI dalam sambutannya di peringatan HMPI Tingkat Provinsi Sulut dan BMN Tahun 2013 di Pendopo Minahasa Utara, Minggu (22/12)
Dikatakannya, ia 12 bersaudara, putra nomor dua dan miliki 10 orang adik. “Cerita saya ini, mengingatkan bagaimana perjuangan seorang ibu, di Hari Ibu ini agar kita mengingat kembali. Kita begini karena jasa ibu yang luar biasa,” jelas Hatta Rajasa.
“Saya panggil ibu saya emak. Suatu saat saya berdoa pada Tuhan dan doa saya bukan untuk menjadi menteri,” kata Hatta Rajasa.
Namun isi doa Hatta Rajasa, adalah ia ingin suatu saat kelak, ia menyenangkan hati emaknya. “Ya Tuhan kalau engkau memperkenankan doa saya, sungguh suatu saat kelak, saya ingin menyenangkan hati Emak saya,” cuma itu, ujar Hatta Rajasa.
“Alhamdulilah ibu saya sempat melihat putranya seperti ini. Beliau wafat 3 tahun lalu, 9 Juli 2010,” tambahnya.
Setelah itu, diakui Hatta Rajasa, ia merenung, panggilan kata emak, ia ganti dengan ibu. “Emak saya ganti, emak itu ibu,” kata Hatta Rajasa.
Dengan digantinya emak jadi ibu, doa Hatta Rajasa pun ikut diganti. “Ya Tuhan, saya ingin menyenangkan ibu saya, ibu ku adalah ibu pertiwi Rebulik Indonesia,” ungkap Hatta Rajasa.
“Selamat Hari Ibu. Percayalah, tanpa ada wanita di balik kita, ‘we are nothing’ kita tak ada apa-apanya,” tandas Hatta Rajasa. (robintanauma)
