
Bitung – Salah satu oknum lurah di Kecamatan Madidir inisial SS yang terekam menekan Kepala Lingkungan (Pala) dan RT untuk menggalang dukungan terhadap salah satu Caleg membantah soal rekaman tersebut. Ia menyatakan, rekaman tersebut sangat bernuansa politik yang tujuannya untuk menjatuhkan dirinya dan menuding para Palalah yang selama ini menjadi tim sukses.
“Sejak awal Pak Wali dan Pak Wakil instruksinya jelas, semua harus netral, makanya tolong dicek kepada Pala yang bersangkutan jangan sampai Pala tersebut adalah tim sukses juga bagi caleg lain,” kata SS via Blackbarry Masseger (BBM), Kamis (27/3/2014).
SS menilai, Pala yang ada dalam isi rekaman itu mencoba menjatuhkan dengan cara seperti itu. “Tolonglah teman-teman (Wartawan, red) melihat ini jangan sepotong potong, ada motif politik dibalik semua ini,” katanya.
Ia juga mengatakan, tiga hari belakangan ini dirinya digoreng di media massa. “Saya punya keluarga, tolong,” katanya.
Pernyataan SS soal digoreng media massa mendapat reaksi dari sejumlah Wartawan Kota Bitung. Dimana menurut Maradona Onta, Wartawan Radio Sion FM, Lurah SS harus memberikan klarifikasi soal maksud penyataannya digoreng media massa.
“Apa yang diberitakan beberapa hari ini bukan mengada-ada dan sesuai dengan isi rekaman suara yang diduga suara Lurah SS menekan seorang Pala. Jadi tolong Lurah SS memberikan klarifikasi yang jelas soal digoreng media massa,” kata Maradona.
Maradona mengatakan, harusnya Lurah SS bisa bersikap gentel mengakui dan memberikan klarifikasi soal rekaman tersebut. Bukan malah sibuk bersilat lidah dan menuding balik Pala dan media yang memberitakan rekaman yang diduga suara Lurah SS meminta data pendukung terhadap salah satu Caleg yang diinstruksikan kepada para Pala dan RT.
“Sebagai jebolan IPDN harusnya Lurah SS lebih gentel mengakui dan siap menerima sanksi, bukan malah sibuk mencar-cari alasan dan kambing hitam,” katanya.(abinenobm)
