Berita Utama

Liando: WTP Belum Tentu tak Ada Korupsi !

Liando: WTP Belum Tentu tak Ada Korupsi !
Logo Sulut

Pemprov tak Mampu Bina Kabupaten/Kota

MANADO – Pernyataan menarik diutarakan Pengamat Politik dan Pemerintahan Sulut, Ferri Liando, mengenai predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diperoleh Sulawesi Utara, sehingga mendapat penghargaan dari Depdagri. Menurutnya, ini memang perlu mendapat apresiasi postif dari seluruh masyarakat Sulut.

”Hanya perlu diingat bahwa dengan adanya penilaian WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), belum tentu daerah ini terbebas dari korupsi,” ujar Ferri meyakinkan.

Menurutnya, korupsi bisa saja terjadi, hanya terbungkus dengan administrasi. ”Maksud saya bukan apa-apa, tapi dengan WTP ini harus menjadi perhatian bagi semua, jangan suatu ketika terbongkar, ternyata ada juga korupsi di Pemprov,” tuturnya, Senin (02/05).

Selain itu, harusnya kalau Pemprov memperoleh penghargaan dari Depdagri mengenai pemerintahan yang baik termasuk pengelolaan keuangan, harusnya kabupaten/kota juga baik. ”Khan logisnya begitu, Pemprov baik itu karena ditopang kabupaten/kota yang baik juga dalam pengelolaan keuangannya, ”ujarnya.

Berarti Pemprov kata Ferri, gagal melakukan pembinaan terhadap kabupaten/kota mengelolah keuangan. ”Jadi intinya saya hanya mengingatkan bahwa WTP jangan menjadikan kita semua terlena, melainkan menjadi acuan untuk memotivasi lebih baik lagi, ”tambahnya. (abm)

5 tanggapan untuk “Liando: WTP Belum Tentu tak Ada Korupsi !”

  1. Bagitu kalu jadi Akademisi. Katakan Ya atas Ya, dan Tidak atas yang Tidak. Mar, asal “B”. Jang kumang serta SHS pangge kong gara dengan satu dua juta, kng badiang. Dari so banyak pengalaman beberapa tokoh kritis dan beberapa media yang tajam menyoroti SHS, eh……..tiba-tiba tabubale puji-puji. Usut para usut,…………..yah………biasa: UUD (Ujung-ujung duit). Wua……….ha…….ha……

  2. WTP cuma penghargaan… artifisial belaka. Opini ini dapat diperoleh kalau pemda atau pemkot bisa memberikan fee yang besar kepada auditor. So, nda perlu pemkot atau pemda repot-repot mo kejar ini status ini. Kerjakan saja dengan benar dan jujur apa yang jadi tanggungjawab. Percuma taon ini dapa WTP mar taon-taon datang berakhir di Malendeng atau Cipinang

  3. betul bung Ferry, indikator masih adanya KKN yaitu pekerjaan proyek yg nda beres, jalan baru beking so rusak, bangunan2 nda sesuai bestek dg masih bnyk pejabat yg terjerat kasus korupsi…

  4. setuju katu deng Pak Liando, WTP itu bukang bukti tanpa KKN (Korupsi, Kolusi deng Nepotisme)… WTP itu pasti ada depe “tola2” sampe dapa bagitu, di Indonesia pemerintahan dari bawah sampe atas so kotor… deng lia jo kuak bagimana itu anak2 pejabat yang menjabat di masa2 dorang pe Papa masih aktif, maar inilah kenyataan so nyandak ada rasa malo yang ada rasa bangga… mudah2an noh di masa depan SULUT benar2 bebas dari KKN.

  5. Coba ngana Ferri kase nasehat pa Bupati2/Wolikota yang kumabal. Kase banya masukan pa dorang. Jang cuma ‘lamu’ denga yang so bagus2. Kalo angko jago coba komentar tu Kabupaten/Kota pe kinerja kong bagemana dorang musti perbaiki. Kalo cuma komentar bagini yah…asal malontok.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara