Politik dan Pemerintahan

Lelang Aset Newmont Perlu Transparansi

MANADO – Terkait pelaksanaan lelang aset Newmont Minahasa Raya (NMR) yang dihibahkan kepada Pemprov Sulut yang sempat tertunda beberapa waktu lalu diminta perlu ada transparansi dan mungkin sosialisasinya untuk pemberitahuan misalnya kepada yang bersangkutan sehingga berjalan dengan baik. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulut Djauhari Kansil kepada sejumlah wartawan Selasa (6/12).

Saat ditanya ada anggapan bahwa pihak pemprov memperlambat proses pelelangan, langsung dibantah Kansil. “Tidak, kita tidak memperlambat, masakan memperlambat, wartawankan sudah lihat bagaimana, kita sudah melakukan lelang tetapi ada kendala ketidakpuasan dari teman-teman, saudara-saudara yang pernah memegang itu, itu kendalanya sebab itu trasparansinya dijelaskan betul-betul, dimusyawarahkan dengan baik, artinya dapat titik temu dan bisa kita lelang kembali,” ujarnya

Kansil mengharapkan lelang nantinya bisa berjalan dengan baik dan tidak ada yang namanya menyalahi aturan. Harus berprinsip menjalani sesuai aturan jangan diluar aturan. Mengingat saat ini proses lelangnya suda akan ditentukan oleh badan lelang dan kemungkinan akan dilaksanakan pekan kedepan.

Terkait adanya peserta lelang dari luar daerah yang meramaikan kegiatan lelang ini ditanggapi diplomatis oleh Kansil. “Ini lelang terbuka tapi terbatas, tentu mereka menginginkan kendaraan itu kan,” selanya.

Batalnya pelaksanaan leleng aset Newmont tersebut disinyalir karena ada peserta lelang yang dari luar daerah ingin memonopoli semua aset lelang sehingga banyak peserta yang tidak menginginkan hal tersebut terjadi. (jrp)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara