
Manado, BeritaManado.com — PT Freeport Indonesia (PTFI) menggelar acara Leader’s Talk Connecting U di Auditorium Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado pada Senin (24/2/2025).
Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh ribuan mahasiswa Unsrat dari berbagai jurusan yang hadir.
Acara yang mengusung tema “Membangun Generasi Emas Indonesia” ini, menghadirkan Presiden Direktur (Presdir) PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, sebagai pembicara utama.
Dalam kesempatan tersebut, Tony membagikan perjalanan karier serta kunci sukses dirinya kepada ribuan mahasiswa yang hadir.
“Banyak yang bertanya apa kunci sukses saya. Paling utama adalah Tuhan yang Maha Esa,” ujar Tony dengan rendah hati.
Namun, dia tidak hanya berhenti di situ.
Tony kemudian membagikan empat prinsip yang menurutnya sangat penting untuk mencapai kesuksesan.
“Ada empat poin sukses bagi saya, yakni Disiplin, Fokus, Jujur, dan Ketulusan,” tandasnya.

DISIPLIN adalah hal pertama yang dia tekankan. Menurutnya, disiplin dalam segala aspek kehidupan, baik dalam mengatur waktu maupun menyelesaikan tugas, adalah fondasi utama untuk meraih keberhasilan.
FOKUS menjadi poin kedua. Tony menjelaskan bahwa setiap individu harus memiliki fokus pada apa yang ditekuni, seperti mahasiswa yang seharusnya fokus dalam belajar. Meskipun seseorang dapat melakukan banyak hal, dia menekankan pentingnya mengetahui prioritas yang harus didahulukan.
KEJUJURAN adalah prinsip ketiga. Menurut Tony, menjadi pribadi yang jujur adalah salah satu kunci utama untuk meraih kesuksesan. Dia menegaskan agar mahasiswa tidak pernah berbohong, bahkan jika hanya ada niat untuk berbuat demikian.
KETULUSAN menjadi poin terakhir yang ditekankan. Tony menjelaskan bahwa kesuksesan dapat tercapai jika kita mengerjakan sesuatu dengan tulus, mengutamakan kepentingan yang lebih besar, dan menyelesaikan tugas dengan sepenuh hati. Fokus pada penghargaan seperti promosi, gaji, atau ketenaran tidak seharusnya menjadi tujuan utama.
Selain berbagi tips sukses, Tony juga memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk terus berkarya dan tidak membatasi diri hanya pada bidang ilmu yang dipelajari.
“Saya menjadi CEO di perusahaan tambang nikel dan di beberapa perusahaan lain, latar belakang saya adalah sarjana hukum. Jadi ‘don’t worry, you can be anybody’,” ujarnya, yang langsung disambut meriah oleh para mahasiswa.
Dia juga menambahkan, “Apa yang kita pelajari menjadi dasar, membina kita, membentuk kita untuk kemudian melanjutkan kehidupan kita.”

Suasana acara semakin hidup ketika Tony, yang juga dikenal sebagai Piano Man, membawakan dua lagu.
Momen tersebut menambah kedekatan antara dia dengan para mahasiswa Unsrat.
Acara semakin menarik saat Tony membuka ruang bagi mahasiswa untuk bertanya.
