
Manado – Semua perhatian organisasi kepemudaan (OKP) di sulut saat ini tengah serius melirik Musyawarah Provinsi (Musprov) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Utara.
Pasalnya hampir seluruh OKP terus melakukan konsolidasi politik menuju nomor satu di KNPI sulut. Namun sayang diantara figur yang melakukan konsolidasi rata-rata tidak memiliki pentolan organisasi pijakannya.
Hal ini menuai kritik pedas dari Kelompok Studi (KS) Ilmu Pemerintahan Fisip Unsrat. Melalui koordinator pengembangan kader, Musa Keno mengatakan bahwa ada sebuah ketakutan besar dari OKP yang ada disulut untuk mengusung calon.
“Jadi untuk keadaan saat ini banyak nama yang bermunculan tidak mempunyai pentolan OKP yang murni. Semuanya hanya bersifat ‘nebeng’ hal ini sangat disayangkan. Padahal Kalau pimpinan-pimpinan OKP berani unjuk gigi maka merekapun bisa,” papar Musa.
“Yang ada saat ini semua OKP terlihat tak memiliki taring untuk bersaing dalam momentum politik KNPI Sulut ini. Kalaupun keadaan seperti ini maka tentunya proses kaderisasi di internal OKP ataupun KNPI sendiri di pertanyakan,” lanjut Keno.(gn)
