“Jangan sampai orang berduit mempermainkan hukum itu sendiri di dalam lembaga peradilan yang mulia ini. Kami yakin, hati nurani setiap aparat penegak hukum akan mampu menjadi filter bagi setiap upaya untuk mengelabui hukum dengan cara yang tidak sepantasnya,” tandasnya.
Pada bagian lain, Laskar Merah Putih Markas Daerah Sulawesi Utara dibawah pimpinan Jerry Sanger juga mengungkapkan perhatiannya terhadap kasus tersebut.
Kepada BeritaManado.com, Jerry Sanger menuturkan bahwa pada dasarnya semua produk hukum di institusi kepolisian, kejaksaan maupun pengadilan adalah baik, hanya saja tidak dipungkiri juga bisa saja ada oknum-oknum yang justeru merusak citra lembaga hukum tempatnya bekerja dan akhirnya menimbulkan raa tidak percaya dari masyarakat.
“Meski demikian, dalam kasus kriminalisasi Ibu Bhayangkari Polda Sulut ini, Jerry Sanger mengungkapkan bahwa dalam fungsinya sebagai kontrol sosial, maka Laskar Merah Putih Markas Daerah Sulut akan terus mengikuti perkembangan setiap dinamika di tengah-tengah masyarakat, termasuk proses hukum Nina Muhamad. Jika ada hal yang ganjil, maka kami tidak segan untuk melayangkan kritikan, namun disertai juga dengan pemikiran-pemikiran yang dapat menjadi solusi,” katanya.
(Frangki Wullur)
