Berita Utama

Konferda Pewarna Sulut 2025, Gubernur: Pers Kritis, Objektif dan Membangun Sahabat Terbaik Pemerintah

Konferda Pewarna Sulut 2025, Gubernur: Pers Kritis, Objektif dan Membangun Sahabat Terbaik Pemerintah
Konferda Pengurus Daerah Pewarna Sulut di Bapelkes Dinkes Sulut, Manado.

Manado, BeritaManado.com — Peran pers sebagai pilar keempat demokrasi kembali ditegaskan kala Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyebut jurnalis adalah Mitra strategis dalam pembangunan daerah.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen (Purn) TNI Yulius Selvanus, SE, dan Wakil Gubernur Dr Victor Mailangkay, Pemerintah Sulut meyakini bahwa pondasi pembangunan yang kuat hanya bisa berdiri tegak di atas komunikasi yang jujur dan terbuka.

Penegasan ini disampaikan oleh Gubernur Sulut melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Johny Suak, SE, MSi, saat membuka Konferensi Daerah (Konferda) Pengurus Daerah Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) Sulawesi Utara pada Rabu (22/10/2025) di Bapelkes Dinkes Sulut, Kota Manado.

Konferda yang mengusung tema mendalam: “Mewartakan Kebenaran, Memberitakan Keadilan” ini merupakan momentum untuk kembali merefleksikan panggilan luhur jurnalisme.

Dalam sambutan Gubernur yang disampaikan oleh Kaban Kesbangpol, terselip sebuah pesan kunci.

Gubernur menyatakan: “Pers yang kritis tetapi objektif, mengoreksi tetapi dengan niat membangun adalah sahabat terbaik pemerintah.”

Gubernur pun mengajak Pewarna untuk terus memainkan peran vitalnya sebagai jembatan yang menghubungkan pemerintah dan masyarakat.

Pesannya jelas: bangunlah komunikasi yang sehat, hadirkan berita yang menyejukkan, dan jadilah penabur kebaikan di ruang publik.

Di tengah hiruk pikuk dinamika kehidupan sosial dan politik, peran wartawan Nasrani sangat krusial.

Ketika dunia terkadang kehilangan arah moral, jurnalis dipanggil untuk menghadirkan berita yang memberikan petunjuk, bukan justru memperkeruh keadaan.

Demikian pula, di saat masyarakat mudah terpecah oleh perbedaan, tulisan para kuli tinta diharapkan menjadi alat pemersatu.

“Sejatinya, tugas wartawan bukan hanya untuk cepat memberitakan, tetapi juga untuk wadah mendidik, menyejukkan, bahkan mempersatukan,” pungkasnya, menekankan kedalaman tanggung jawab seorang jurnalis.

Kepemimpinan Visioner dan Integritas

Melalui Konferda ini, harapan besar Gubernur adalah lahirnya kepemimpinan organisasi yang kuat dan visioner di tubuh Pewarna Sulut.

Kepemimpinan yang mampu menuntun anggotanya semakin profesional, namun pada saat yang sama, tetap berakar pada nilai iman Kristiani dan menjadikan profesi sebagai ladang pelayanan.

Gubernur juga menyoroti pentingnya pengembangan jaringan, peningkatan kompetensi, dan yang paling utama: menjaga integritas.

Ia mengingatkan, “Tanpa integritas, jurnalisme kehilangan rohnya.”

“Mari jadikan profesi jurnalistik sebagai ladang pelayanan, pelayanan kepada kebenaran, pelayanan kepada keadilan, dan pelayanan kepada sesama,” tandasnya.

Selaras dengan tema, mewartakan kebenaran dan memperjuangkan keadilan, disebutnya bukan hanya tugas sebagai jurnalis saja, tetapi juga panggilan iman bagi setiap orang yang hidup di bawah terang Kristus.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara