Berita Utama

Kolonel Maliogha Lantik 103 Tamtama Baru TNI-AD

Kolonel Maliogha Lantik 103 Tamtama Baru TNI-AD
Kelompok-kelompok prajurit yang membawa balok membentuk pola rintangan

Bitung – “Jadilah prajurit TNI-AD yang bermoral, profesional dan berani; hindari perbuatan tercela; jauhi tindakan yang dapat merugikan atau menyakiti hati rakyat; hayati dan pegang teguh Kode Etik Prajurit, yakni Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI, serta taati segala aturan hukum dan HAM,” demikian amanat Panglima Kodam VII/Wirabuana Mayjen TNI Muhamad Nizam yang dibacakan oleh Komandan Korem 131/Santiago Kolonel Inf A.A.B. Maliogha saat melantik 103 Prajurit Siswa Sekolah Calon Tamtama (Secata) ‘B’, Bitung, Sabtu (14/4).

Upacara penutupan Pendidikan Pertama Tamtama Prajurit Karir (Dikmata PK) TNI-AD Gelombang II Tahap I yang dilaksanakan di Lapangan Hitam Secata B “Giri Sakti” yang terletak di Desa Wangurerdan dihadiri oleh para orangtua/keluarga Prajurit Siswa dan para komandan satuan/pasukan dari berbagai kesatuan Angkatan Darat, Laut, dan Udara tersebut semakin meriah oleh demonstrasi unjuk kebolehan para Tamtama baru prajurit TNI-AD, antara lain: peragaan Bela Diri Militer (BDM), Senam Barbel, Senam Balok, Halang Rintang, dan pendirian tenda peleton lapangan secara cepat (tidak lebih dari 5 menit).

Dalam peragaan BDM, para prajurit mendemostrasikan gerakan Kata dan Simulasi Perkelahian Tangan Kosong dengan berbagai teknik bantingan di atas lapangan hitam (beraspal) dengan bertelanjang dada. Peragaan Halang Rintang adalah unjuk kemampuan prajurit melewati berbagai rintangan buatansebagai simulasi kemampuan tempur. Namun yang unik dalam peragaan kali ini adalah jenis rintangannya. Karena harus didemonstrasikan di atas lapangan terbuka, yang menjadi rintangan bukanlah papan atau kayu gelondongan tetapi kelompok-kelompok prajurit yang membawa balok membentuk pola rintangan seperti tebing rendah, ayunan, balok tanjakan, dinding tegak, dan balok melintang bertingkat.

Saat beramah tamah dengan para orangtua Tamtama TNI-AD yang baru dilantik, Kolonel Maliogha menyatakan bahwa selain secara kodrati para Tamtama baru tersebut adalah anak mereka, anak-anak mereka tersebut mulai detik ini juga menjadi anak negara. Oleh karena itu para orangtua hendaknya mengikhlaskan anaknya untuk ditempatkan/ditugaskan di mana saja di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tidak perlu galau jika harus ditinggal jauh menyeberang lautan ke pelosok-pelosok nusantara, karena toh sebagai manusia yang seutuhnya lambat laun anak-anak mereka tersebut harus hidup secara mandiri dan berkeluarga. (Penrem 131/Santiago).

Satu tanggapan untuk “Kolonel Maliogha Lantik 103 Tamtama Baru TNI-AD”

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara