Minahasa

Ketidakdisiplinan Warga Buat COVID-19 Jadi Lebih Berbahaya

Ketidakdisiplinan Warga Buat COVID-19 Jadi Lebih Berbahaya
Jefry Maisiouw

Langowan, BeritaManado.com — Wabah Corona Virus Disesae 2019 (COVID-19) sebenarnya tidak perlu ditakuti secara berlebihan, hingga membuat seseorang itu mengalami stress dan akhirnya sistem kekebalan tubuh menurun dan membuat tubuh bisa terinfeksi virus tersebut.

Satu warga di salah satu wilayah kecamatan ataupun desa yang terinfeksi COVID-19, tidak harus dikucilkan, tapi harus tetap didukung secara moral, karena itu bisa turut membantu proses penyembuhannya.

Menurut Camat Langowan Timur Jefry Maisiouw SPt, yang terjadi pada salah satu desa di Kecamatan Langowan Timur baru-baru ini merupakan sebuah peringatan kepada warga masyarakat yang tidak mengindahkan protokol kesehatan dan himbauan pemerintah.

“Sebenarnya yang membuat  COVID-19 menjadi sangat menakutkan adalah sikap warga masyarakat sendiri yang tidak mau mematuhi hal-hal yang sudah dianjurkan pemerintah. Sikap cuek masyarakat justeru membuat virus ini menjadi sangat berbahaya dan menakutkan,” kata Jefry Maisiouw.

Ditambahkannya, benang merah dari sikap cuek masyarakat terhadap protokol kesehatan adalah bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dan yang menigngal dunia, dimana konndisinya bisa lebih parah dari daerah lain.

“Jadi mari, masyarakat yang ada di delapan desa se-Kecamatan Langowan Timur patuhi anjuran pemerintah. Jangan bersikap cuek dan proaktiflah bertanya kepada pemerintah atau petugas kesehatan setempat tentang bagaimana melakukan pencegahan COVID-19,” ujar Maisiouw.

Jika prinsip-prinsip social distancing dna physical distancing diterapkan dengan baik beserta protokol kesehatan lainnya, maka COVID-19 tidak akan membuat bertambahnya jumlah kasus baru.

(Frangki Wullur)  

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara