- Tidak memikirkan target audiens
Tentunya kamu harus menentukan target audiens dari kontenmu.
Menurut Edho Zell, seorang content creator yang sudah malang melintang di YouTube selama lebih dari satu dekade, kamu harus mengerti sudut pandang mereka, kebutuhannya, konten seperti apa yang mereka cari dan ingin tonton.
Hal mendasar ini seringkali terlewatkan oleh YouTuber pemula.
Untuk bisa menyatukan apa yang content creator inginkan dengan apa yang audiens butuhkan tidak mudah dan butuh waktu.
Kamu harus terus mengikuti tren dan mempelajari audiens, sebelum menawarkan kontenmu untuk mereka!
- Tidak membuat content planning
Jika gagal dalam membuat perencanaan, maka kita sama saja dengan merencanakan kegagalan.
Pembuatan rencana konten adalah salah satu langkah yang tidak boleh dilewatkan.
Tanpa perencanaan, kamu akan sulit menentukan tujuan akhirmu dan menyusun konten yang runut untuk mencapai tujuan akhir tersebut, yaitu mendapatkan audiens baru dan membuat audiens lamamu tetap setia menonton kontenmu.
Secara singkat, content planning adalah rencana pengembangan konten untuk mencapai tujuan akhir.
Mulai dari penentuan konten seperti apa yang ingin dibuat, di platform mana, dan kapan konten tersebut akan diunggah.
Agar ide content plan yang kamu buat aman, kamu dapat menyimpan file content plan buatanmu dengan memanfaatkan fitur Samsung KNOX yang berfungsi untuk memberikan keamanan berlapis untuk melindungi datamu.
Selain itu, dukungan RAM 6GB dan memori internal 128GB dari Samsung Galaxy A12 serta pilihan RAM 3GB/4GB dan memori internal 64GB dari Samsung A02s juga memberikan kenyamanan untuk kamu yang ingin membuat banyak content plan tanpa harus takut kehabisan memori.
- Tidak kenal algoritma YouTube
Algoritma YouTube mengatur bagaimana sebuah video bisa muncul di halaman awal, halaman rekomendasi, atau hasil pencarian pengunjung.
Semakin banyak video kamu muncul, semakin besar kemungkinan kamu untuk mendapatkan viewers yang besar.
YouTuber pemula umumnya tidak memikirkan hal ini dalam membuat konten, sehingga video yang diunggah kurang sesuai dengan algoritma YouTube, sehingga sedikit penontonnya dan akhirnya mempengaruhi motivasi YouTuber pemula.
Luangkan waktu untuk mempelajari dasar-dasar algoritma YouTube untuk meningkatkan impresi dan views dari konten yang kamu buat.
- Terlalu fokus pada visual konten yang dibuat
Bagaimana agar kontenmu nyaman dilihat penonton memang penting, namun hal-hal lain seperti kualitas audio dan intensitas mengunggah konten juga tidak boleh dianggap remeh.
Sebagai YouTuber pemula, semakin sering kamu mengunggah konten sesuai dengan algoritma YouTube, semakin besar pula kemungkinan channel-mu dikunjungi dan videomu ditonton oleh banyak orang.
