Berita Utama

Keputusan Presiden, dinilai Sukses, Masa Tugas Satgas TKI diperpanjang

Namun demikian menurut Humphrey masih ada 37 orang WNI/TKI di Arab Saudi yang masih menghadapi pidana berat hukuman mati. Di Malaysia masih ada 149 orang WNI/TKI yang teraancam hukuman mati (116 orang kasus perdagangan narkoba, 29 orang kasus pembunuhan, 1 orang kasus kepemilikan senjata api, serta 3 orang kasus penculikan).

Presiden SBY menilai Satgas TKI ke depan lebih fokus sebagai berikut:

          Advokasi Hukum dan Bantuan Hukum sehingga lebih efektif dalam membebaskan atau meringankan hukuman WNI/TKI yang terancam hukuman mati.

          Mempersiapkan sistem, mekanisme dan SOP dalam masalah bantuan hukum WNI/TKI yang terancam hukuman mati untuk masa yang akan mendatang.

          Melakukan penyuluhan hukum dan edukasi kepada masyarakat mengenai sistem hukum dan konsekuensi hukum di negara penempatan.

          Memberikan rekomendasi kepada Presiden mengenai langkah-langkah perlindungan hukum baik saat pra penempatan, penempatan dan purna penempatan para TKI.

Menurut Juru Bicara Satgas TKI dalam waktu dekat ini akan dibuat Keputusan Presiden baru karena masa tugas Satgas TKI akan berakhir 7 Januari 2012.

Satu tanggapan untuk “Keputusan Presiden, dinilai Sukses, Masa Tugas Satgas TKI diperpanjang”

  1. Di usia remaja saya merantau ke Eropa barat dengan bekal sekedar ong
    kos/tekad/usaha untuk hidup yang lebih baik dan bisa mengenyam pendi
    dikan yang lebih tinggi.
    Semua ditempuh dengan kucuran keringat yang deras untuk mengeluarkan
    tenaga bekerja kasar demi untuk self support di perguruan tinggi.
    Semakin jauh merantau semakin banyak terasa begitu banyak bagian du
    nia yang harus dilihat. Semakin tinggi belajar semakin banyak terasa hal2
    yang perlu/belum diketahui. Sekarang saya hidup di negara adi kuasa dima
    na semua penemuan teknology tinggi/baru dengan pesatnya berkembang.

    Demikian halnya Tenaga Kerja Indonesia yang ingin mencari perbaikan hi
    dup dinegeri orang. Mereka bekerja keras demi untuk keluarga yang diting
    galkan, untuk pendidikan anak2nya. Merekalah yang menjadi pahlawan
    devisa yang harus dibanggakan, setiap tetesan keringat mereka akan ter
    hitung. untuk mereka yang novice tidak mudah untuk beradaptasi dengan
    lingkungan/kebiasaan/kebudayaan yang baru dan terasa masih asing.
    Banyak diantara mereka yang bekerja jauh diatas jam kerja normal/menda
    pat berbagai tekanan bahkan pelecehan yang tidak layak untuk ukuran
    perikemanusiaan yang mengakibatkan mereka tidak bisa mengontrol diri
    untuk bisa melakukan kekerasan yang terkadang untuk membela diri.

    Bagi pemerintah yang memang belum sanggup untuk menyediakan lapa
    ngan pekerjaan dan menjamin kehidupan yang layak untuk mereka.
    Sudah seharusnya memberikan perlindungan terhadap pahlawan2 devisa
    dengan maksimal warga negaranya di luar negri.

    Selamat bekerja pahlawan devisa !!! Semoga Tuhan menyertaimu selalu !!!

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara