
Manado – Berdasarkan angka kemiskinan yang meningkat terus dari tahun ketahun di Sulawesi Utara maka sebaiknya Gubernur Sulut Dr S H Sarundajang sebaiknya mundur dari konvensi calon Presiden RI Partai Demokrat. Hal ini disampaikan pengamat politik dan pemerintahan Sulut Taufik Tumbelaka.
Dia menjelaskan, jumlah penduduk miskin di Provinsi Sulawesi Utara pada Maret 2013 mencapai 184,40 ribu jiwa yang bertambah sekitar 6,86 ribu jiwa dibandingkan dengan penduduk miskin pada September 2012 yang berjumlah 177,54 ribu. Sesuai data dari BPS Sulut.
Dari data tersebut, persentase penduduk miskin di Provinsi Sulawesi Utara pada bulan Maret 2013 sebesar 7,88 persen, naik 0,24 persen dibanding kondisi September 2012 yang sebesar 7,64 persen. Masih lebih tinggi di pedesaan dibandingkan daerah perkotaan, di pedesaan 9,40 persen (120,59 ribu jiwa) sedangkan perkotaan sebesar 6,04 persen (63,81 ribu jiwa).
“Ledakan angka kemiskinan ini akan bertambah lagi karena terjadi bencana banjir di Kota Manado yang mencapai seratus ribuan penduduk. Karena ada bencana seperti ini butuh ada perhatian khusus karena ada tahap rehabilitasi, recovery (pembangunan kembali) pemulihan,” ujarnya.
“Begitu juga menjelang 50 tahun Sulawesi Utara seharusnya fokus karena konvensi ini memakan banyak waktu, karena gubernur harus mengunjung berbagai daerah, dari sini kesini, dari sini kesini, jadi menurut kita kalau gubernur mundur saat ini itu akan melejitkan namanya dan akan dikenal secara nasional karena dia mundur dari konvensi (Capres dari Partai Demokrat) dengan alasan-alasan yang sangat kuat,” katanya. (Rizath Polii)
sumber: http://sulut.bps.go.id/ Angka Kemiskinan Sulut September 2013 Sebesar 8,50 Persen
