Berita Utama

KEK Bitung Tidak Mungkin Terkatung-katung

Maket KEK Bitung
Maket KEK Bitung

Manado – Sulawesi Utara memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kota Bitung.

Dibuatnya kawasan seperti ini bertujuan untuk memacu pertumbuhan dan lompatan ekonomi setempat dengan berbagai kemudahan fasilitas.

Mulai dari kemudahan pajak serta sederhananya birokrasi perizinan.

Dengan kemudahan fasilitas ini, KEK diharapkan menjadi daya tarik investor, khususnya dari luar negeri untuk masuk dan membangun industri di kawasan tersebut.

Dan, KEK Bitung seluas 534 hektare yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 1 April 2019 ini mulai menggeliat meskipun di tengah pandemi Covid 19.

Selaku pengelola, PT Membangun Sulut Hebat yang adalah badan usaha milik daerah (BUMD) mengaku telah menjaring 60 investor dari dalam dan luar negeri.

Sebanyak 18 investor di antaranya sudah ada di Bitung.

Direktur Utama PT Membangun Sulut Hebat, Jefferson Richard Lungkang mengungkap, empat investor sudah menandatangani kerja sama (perjanjian kerja sama –PKS).

Keempat investor itu adalah PT Futai dari Cina, yang bergerak dalam bijih plastik dan kertas, PT Marina Nusantara Selaras yang bergerak dalam perikanan, CV Awilton yang bergerak dalam industri kelapa, dan PT Multi Duta Cipta yang bergerak dalam industri baja ringan.

Pertemuan antara PT Membangun Sulut Hebat dan Wali Kota Bitung Maurits Mantiri
Pertemuan antara PT Membangun Sulut Hebat dan Wali Kota Bitung Maurits Mantiri

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia waktu mengunjungi KEK Bitung pada 12 Juni 2021 menegaskan bahwa kawasan itu sudah siap menyambut kedatangan investor serta bisa digunakan untuk memacu ekspor dan impor untuk kawasan Indonesia Timur melalui Pelabuhan Bitung.

Menteri Bahlil mengungkap, dua investor perikanan sudah siap masuk ke KEK Bitung.

Apalagi, KEK Bitung sudah didukung oleh infrastruktur jalan tol Kota Bitung-Kota Manado, yang akan memperlancar arus barang dan orang di sana.

Dengan aktifnya industri di KEK Bitung, Sulawesi Utara akan menangguk untung, karena akan banyak tenaga kerja yang terserap.

Tenaga kerja akan memperoleh manfaat ekonomi untuk kesejahteraan dirinya dan anggota keluarganya.

Pertemuan dengan Bupati Minahasa Utara Joune Ganda
Pertemuan dengan Bupati Minahasa Utara Joune Ganda

Bagi Presiden Joko Widodo yang berlatar belakang pengusaha mebel berorientasi ekspor, KEK Bitung ini menjadi perhatiannya yang serius.

Itulah sebabnya, dia selalu memantau keberadaan KEK Bitung ini dengan memerintahkan Menteri Bahlil Lahadalia untuk melihat perkembangannya.

Kedatangan Menteri Bahlil ini menandakan bahwa pemerintah pusat ingin KEK Bitung berjalan sebagaimana direncanakan.

Kawasan ini harus menjadi area pertumbuhan ekonomi baru yang bisa memicu pertumbuhan ekonomi di sekitarnya, kawasan Indonesia timur pada umumnya.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara