Sangihe

Kejar Angka Kemiskinan Nol Persen

Siau – Kepemimpinan Bupati Sitaro Toni Supit SE MM,pada periode pertama lima tahun lalu, bisa terbilang berhasil bangun kabupaten yang terdiri dari 47 pulau ini.

Alasan ini bukan tidak mendasar tetap dibuktikan dengan angka kemiskinan masyarakat yang ada di pulau penghasil pala terbaik dunia itu makin menurun dari tahun ke tahun.

Walaupun dikategorikan berhasil pimpin Sitaro pada periode pertama, Supit tetap berkomitmen pada kepemimpinannya periode kedua akan terus membawa Sitaro menjadi kabupaten yang lebih maju lagi dalam lima tahun ke depan di semua sektor.

“Untuk menyejahterakan masyarakat Sitaro sudah menjadi komitmen dan kewajiban saya. Dan kalau perlu angka kemiskinan di Sitaro 0 % pada akhir masa jabatan saya,” ungkap bupati pilihan rakyat ini. (Gun Takalawangeng)

3 tanggapan untuk “Kejar Angka Kemiskinan Nol Persen”

  1. Yang minta bikin brita ini pasti bukan orang asli SITARO, kenapa demikian karena dia tidak melihat problem yang sebenarnya terjadi,keadaan perekonomian disitaro masih buruk karena dilihat dari segi pendapatan ataupun daya beli masyarakat itu masih rendah, kalaupun tolak ukurnya tentang buah pala emangnya kenapa dengan buah pala yang ada di SITARO, meski dikatakan kualitas nomor satu apakah itu menjamin harga beli dipasaran itu tinggi? dan lihat saja masyarakan yang menangis hanya karena ingin membeli BBM tapi tidak mampu, atau masyarakat yang mau membeli ikan saja harus penuh dengan banyak pertimbangan,
    atau mungkin kesejahteraan rakyat SITARO diukur dari pendapatan PEGAWAI dan PNS? liat saja PDAM KAB> SITARO pegawainya menangis karena tidak ada kepastian GAJI selama satu tahun terakhir, saya harap awak media lebih jelih lagi melihat berita yang lebih layak untuk dimuat. GBU

  2. Yang minta bikin brita ini pasti bukan orang asli SITARO, kenapa demikian karena dia tidak melihat problem yang sebenarnya terjadi,keadaan perekonomian disitaro masih buruk karena dilihat dari segi pendapatan ataupun daya beli masyarakat itu masih rendah, kalaupun tolak ukurnya tentang buah pala emangnya kenapa dengan buah pala yang ada di SITARO, meski dikatakan kualitas nomor satu apakah itu menjamin harga beli dipasaran itu tinggi? dan lihat saja masyarakan yang menangis hanya karena ingin membeli BBM tapi tidak mampu, atau masyarakat yang mau membeli ikan saja harus penuh dengan banyak pertimbangan,
    atau mungkin kesejahteraan rakyat SITARO diukur dari pendapatan PEGAWAI dan PNS? liat saja PDAM KAB> SITARO pegawainya menangis karena tidak ada kepastian GAJI selama satu tahun terakhir, saya harap awak media lebih jelih lagi melihat berita yang lebih layak untuk dimuat. GBU

  3. lamu jo ni berita.. kalo kemiskinan 0 zero takoae tumata hambake lumuhu derotong tau,,,, mengowe puru su pung palang bine derotonge,,,

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara