Kota Tomohon

Ke Depan, Tak Ada Lagi Sebutan Staf di Pemkot Tomohon

Ke Depan, Tak Ada Lagi Sebutan Staf di Pemkot Tomohon

TOMOHON, beritamanado.com – Pemkot Tomohon menggelar Workshop Analisis Klasifikasi Jabatan Administrasi Aparat Sipil Negara di rumah dinas wali kota, Rabu (11/09) siang tadi.

Workshop yang diikuti jajaran pejabat, para lurah, kasubag perencanaan serta operator ini dibuka Asisten Perekonomian Pemkot Tomohon Ir Djoike Karouw MSi mewakili wali kota.

“Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, perlu dibangun salah satu upaya yang terus dilakukan pemerintahan saat ini adalah melaksanakan penataan sistem manajemen ASN dan perbaikan berkelanjutan sistem perencanaan kebutuhan pegawai ASN melalui metode analisis klasifikasi jabatan administrasi ASN,” tuturnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan dengan baik sehingga akan memberikan output yang jelas dimana ASN akan memahami tentang bagaimana pelaksanaan manajemen PNS yang harus berdasarkan pada perbandingan antara kompetensi dan kualifikasi yang diperlukan oleh jabatan dengan kompetensi dan kualifikasi yang dimiliki oleh calon rekrutmen, pengangkatan, penempatan dan promosi pada jabatan administrasi.

Sementara Kepala Bagian Organisasi dan Tatalaksana Pemkot Tomohon Harny Korompis SE mengemukakan, kegiatan ini bukan sekadar memfasilitasi karena adanya aturan, tetapi pada tahap ini pemkot sudah dan sementara melaksanakan manajemen PNS dalam menempatkan ASN yang sesuai dengan kompetensi dan kualifikasi menurut jabatan yang diemban sehingga nantinya akan terwujud ASN yang merupakan bagian dari reformasi birokrasi.

Menariknya, kepada media ini, Korompis mengatakan lewat workshop ini pihaknya turut mensosialisasikan soal tak adanya lagi sebutan staf di Pemkot Tomohon. “Ya, ke depan di Pemkot Tomohon tak akan ada lagi sebutan staf. Seluruh PNS akan memiliki jabatan yang melekat. Soal penerapan dan mekanisme termasuk tunjangan akan diatur sesuai aturan,” tuturnya.

(ReckyPelealu)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara