Manado – Kritikan yang diberikan oleh Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) pada waktu lalu terhadap Universitas Sam Ratulangi Manado terkait dengan indikasi pungli pada saat penerimaan mahasiswa baru, disinyalir hanya caper alias cari perhatian masyarakat kampus.
Sinyalemen disampaikan oleh salah satu sekretaris OKP kota manado yang tidak ingin di tulis nama OKP dan identitasnya.
“Ada dua kemungkinan besar GAMKI melakukan hal itu, pertama mereka mencoba menarik perhatian masyarakat kampus, dan kedua kemungkinan ada kepentingan politk tapi itu hanya sebatas asumsi,” tuturnya kepada beritamando sore tadi.(gn)
