
Manado, BeritaManado.com — Bank SulutGo (BSG) baru saja melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Pusat BSG yang baru di kawasan Marina Plaza, Kamis (28/10/2021).
Gedung yang rencananya akan dibangun 8 lantai dengan fasilitas mumpuni senilai kurang lebih Rp251 miliar itu pun akan selesai pada 2023 mendatang.
Meski bernilai fantastis, tapi Direktur Utama BSG Revino Pepah menjelaskan, gedung tersebut tidak dibayar dengan tunai.
Dengan kata lain, BSG tidak mengeluarkan uang tunai dalam jumlah besar sekaligus untuk membangun gedung tersebut.
“Proyek kan kalau selesai biasanya mengeluarkan likuiditas besar. Kami melakukan yang kita sebut saja sewa beli, jadi untuk gedung ini kami melakukan pembayaran secara cicilan,” jelas Revino dalam konferensi pers yang digelar virtual.
Revino mengatakan, developer kantor pusat yang baru merupakan bagian dari BUMN yang cukup kuat sehingga BSG meminta dispensasi bahwa di dalam kontrak ada kesepakatan angsuran sampai kurang lebih 3 tahun.
“Mengapa? Bukan karena tidak mampu. Secara bisnis kita mampu namun bank ini kan akan memanfaatkan setiap rupiah yang ada di bank. Artinya kalau uang itu bisa kita kasih kredit dulu, kenapa kita harus bayar buru buru. Artinya sepanjang uang itu bisa manfaatkan dulu di tempat lain, akan kita manfaatkan di tempat lain. Jadi kami melakukan beeding kepada calon yang mau memberi kredit atau cicilan dan sudah sepakat 3 tahun,” kata Revino.
Revino pun menjelaskan, kondisi ini jelas menguntungkan BSG karena sama sekali tidak memberatkan, terutama dari segi likuiditas dan profitabilitas yang justru terbilang aman karena tidak terganggu dengan adanya pembangunan kantor pusat.
“Setelah selesai melakukan pembayaran lewat cicilan, baru kita mengakui kepemilikan bangunan itu. Setelah diakui milik kita baru kita melakukan penyusutan. Itu terjadi di sekitar tahun 2026, saat kinerja sudah makin baik, Covid-19 sudah lewat. Gedung baru kita akui, baru kita lakukan penyusutan itu, nanti beberapa tahun kedepan. Dua sampai 3 tahun ini belum berdampak. Likuiditas juga demikian,” pungkas Revino.
Sebelumnya diberitakan, kantor pusat ini akan dibangun 8 lantai, di mana terdapat 3 lantai untuk parkir gedung dengan total kapasitas hingga 100 parkiran kendaraan.
Selain itu terdapat area komersial di lantai dasar, lounge untuk priority banking dan VIP, ruang serba guna dengan kapasitas 500 orang lengkap dengan roof top garden.
Tidak hanya itu, kantor pusat yang baru ini juga akan dilengkapi dengan 10 meeting room (ruang rapat), 3 area breakout dan collaborating space sebagai ruang kreatif dan casual meeting.
Menariknya, di atas lahan seluas 4.429 m² dengan luas bangunan +18.900 m² ini akan ada 1 lantai yang difungsikan sebagai Commercial Office (Kantor Sewa) untuk umum.
(srisurya)
