AMURANG—Perusahaan Pertambangan Emas di Motoling Timur yang nantinya dikelola PT Sumber Energi Jaya (SEJ), bila nantinya beroperasi. Maka, warga Amurang dan sekitarnya bakal jadi korban. Kenapa orang Amurang bakal jadi korban?
‘’Ya memang, sebab perusahaan tambang besar berasal dari China tersebut belum pasti lakukan dengan produksi bagaimana. Sebab, lokasi pembuangan limbah pun belum diketahui pasti apakah ada. Dengan demikian, warga Amurang-lah yang jadi korban,’’ tukas Sammie Setligh, pemerhati masalah lingkungan ketika menghubungi media ini, Jumat (18/11) sore hari.
Menurut Sammie, adalah DAS Ranoyapo tempat pembuangan sementara sisa-sisa produksi SEJ. Memang, SEJ belum beroperasi. Memang belum, tetapi siapa tahu diam-diam managemen SEJ sudah melakukannya.
‘’Diakuinya, SEJ masih tersendat pengurusan izin dari Kementerian Kehutanan RI. Nah, sebagai warga Amurang jelas belum tahu pasti penggunaan Sianida dan Mercury yang dilakukan SEJ nanti. Dengan demikian, tanda awas bagi warga Amurang dan sekitarnya. Apa saja penyakit yang akan diterima,’’ tegas Sammie lagi.
Sayangnya, managemen PT SEJ dihubungi di kantor jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang Timur belum berhasil. ‘’Maaf, pimpinan ada di lokasi (Bascamp) tambang di Karimbow-Tokin,’’ sebut petugas keamanan yang meminta namanya tak ditulis. (ape)

Maaf sebelumnya,saya ingin sharing sedikit pengalaman saya di dunia tambang,dan sejak tahun 1990 sampai sekarang saya masih berkecimpung didunia tambang (masih bekerja di GOLD Mine Martabe sumatera utara.”dan dulu pernah bekerja di PT.Newmont Minahasa raya selama 10 tahun,dan PT.Meares Soputan Mining(3tahun ). Marilah kita sama2 mengkaji dari kedua sisi Menguntungkan atau Merugikan “. kalau SEJ ini berdampak menguntungkan bagi masyarakat kenapa kita harus menolak ??? dan kalau merugikan ?? kita harus punya data2 yg kuat untuk menolak perusahaan ini. saya ingin sharing lebih banyak pengalaman saya dalam proces pabrik tapi alangkah baiknya, kalau anda2 butuh pertanyaan dalam process pengolahan limbah sampai process terjadinya emas,anda bisa hubungi saya lewat email perusahaan atau email pribadi : [email protected] atau ke 085240785452. trimakasih.
Untuk semua Saudaraku pembaca yg budiman,
Selaku Putra asli Karimbow Saya prihatin membaca informasi media yg terkadang keluar dari konteks.
Tujuan setiap kegiatan pertambangan adalah untuk kesejahteraan Masyarakat dan pastinya menguntungkan pengusaha selaku investor, tetapi yang paling banyak diuntungkan adalah Masyarakat sekitar dan pemerintah itu sendiri, contoh:
1. Jika Perusahaan mempekerjakan 100 orang, 80 persennya pasti adalah warga lokal (itu sudah umum) jadi 80 warga lokal akan menafkahi 1 istri dan 2 orang anak (perusahaan memberi nafkah 80×4=320 orang) dari 320 orang tersebut Pemerintah akan mendapat pajak penghasilan dan pengusaha kecil akan mendapat pemasukan dari daya beli ke 320 orang tersebut. Jika Saya menulis detail pembaca pasti akan jenuh jadi Saya ringkas saja.
2. Dalam setiap kegiatan perusahaan pasti ada program pengembangan sumberdaya Masyarakat (Comdev) yg pekerjaan hanya memikirkan kesejahteraan Masyarakat sekitar tambang, pembangunan fasiitas Masyarakat spt sekolah, puskesmas, gereja, poskamling, dll. untuk tujuan mensejahterakan Masyarakat dan menciptakan hubungan yang baik dengan Perusahaan.
itu baru 25% dari dampak positifnya yg Saya utarakan.
Jadi intinya Kita jangan menolak keberadaan perusahaan tetapi mari Kita menyumbangkan pemikiran untuk mencari jalan keluar bagaimana meminimalisir dampak negatife lingkungan agar Masyarakat sejahtera adil dan makmur, karena sebenarnya negara Kita sangat kaya sumber daya alamnya tetapi jika Kita tidak memberi rasa aman bagi 1 investor maka 100 investor tdk akan datang ke tempat Kita (Jika 1 investor dapat menafkahi 240 orang, Anda bisa bayangkan jika ratusan investor).
Demikian pemikiran kecil ini, kebetulan sibuk nanti akan Saya teruskan.
Jika mau share soal pertambangan dan dampak bagi Masyarakat silahkan menghubungi Saya di nomor 081250404555. trimakasih dan sukses untuk Anda semua.
Salam dari Putra Karimbow di Perantauan,
Debby Pesik
PT. Indo Tambangraya Megah tbk.
kami warga tokin telah berjuang habis habisan menolak tambang sej mulai dari penolakan di dalam desa dan ke pemerintah kabupaten serta propinsi bahkan dengan dana patungan dari masyarakat tokin perkara ini kami bawah sampai ke pemerintah pusat yaitu perwakilan warga berangkat ke jakarta dan terakhir kasus ini kami bawah ke pengadilan TATA USAHA NEGARA DI MENADO, namun keseriusan warga tokin dalam perjuangan tidak mendapat dukungan dari warga minsel terlebih warga amurang sehingga kami warga tokin telah putus asa dan apapun yang terjadi yang terpenting kami telah berbuat dan berusaha karena resiko bukan hanya di rasakan oleh warga tokin tetapi akan di rasakan oleh seluruh masyarakat minsel terlebih warga amurang……
yang menjadi pertanyaan bahwa kalau sej belum mengantongi ijin pinjam pakai kawasan hutan mengapa sej telah melakukan penggusuran hutan,? dan pemerintah minsel terkesan tutup mata akan hal ini
‘’Ya memang, sebab perusahaan tambang besar berasal dari China tersebut belum pasti lakukan dengan produksi bagaimana.”
.
kata2 di atas mksdnya apa ya???
:) :>
.
tiap prusahan tambang pastilah ada pembuangan limbahnya….tinggal bgm cara pengolahannya….
keywordnya:sistim underground
namun melihat luas konsesinya sekitar 1500 ha, dengan metode tsb apakah akan menguntungkan secara ekonomis.metode tsb bisa dikatakan aman krn konstruksinya spt capsuling PAF material clay full compact plus geotextile.
tapi biayanya sangat mahal.ini yg akan dihindari oleh persh skala kecil.
belajarlah dari kesalahan yg terjadi di buyat.sangat mengenaskan..
Sobutul itu sianida salah satu bahan kimia yang dipakai utk mengolah material batu terpisah dgn logam yg dkandungnya,bahan kimia tersebut tidak bisa terurai dgn air, perlu penanganan khusus utk pengolahan limbahnya dan itu membutuhkan biaya yg lumayan besar. Yg dhawatirkan kalo penanganan tidakk baik akan berdampak kepada lingkungan jangka panjang. Pemerintah dlm hal ini dinas terkait hrs turun tangan menyikapi masalah tersebut.