
Manado – Kerjasama Japan International Coorporation Agency (JICA) dengan Pemerintah Indonesia melalui Provinsi Sulawesi Utara tentang kebencanaan mendapat apresiasi dari pihak JICA. Derah Sulut sendiri memiliki banyak resiko kemungkinan terjadinya bencana seperti letusan gunung berapi, banjir, tanah longsor, gempa bumi serta Tsunami.
Hal tersebut disampaikan Ketua Tim JICA dalam Proyek peningkatan kapasitas penanggulangan bencana bagi BNPB dan BPBD Kenichiro Kato. Ia sangat mengapresiasi bawasanya pemerintah Sulawesi Utara sudah membentuk BPBD di seluru 15 Kabupaten/Kota, itu satu hal yang sangat bagus sekali dan menjadi contoh bagi Provinsi-Provinsi lainnya di Indonesia, ujar Kato.
“Ada empat out put yang kami tampilkan yang pertama adalah mengenai managemen data dan informasi bencana, jadi bagaimana mengumpulkan data bencana yang sudah terjadi dan akan terjadi, yang kedua adalah mengenai penyusunan peta bencana ditingkat Kabupaten/Kota. Yang ketiga adalah penyusunan rencana penanggulangan bencana (RPB) termasuk didalamnya adalah action plan dan SOP untuk tingkat Kabupaten/Kota, yang keempat adalah latihan penanggulangan bencana pengurangan resiko bencana berbasis masyarakat,” jelas Kato kepada BeritaManado.com.
Kato menambahkan kegiatan ini sudah dimulai sejak Oktober kemarin dan nantinya akan berakhir hingga 2014 sekitar bulan Maret. (jrp)
