
Jemmy Kumendong usai dilantik sebagai Pj Bupati Minahasa
Tondano, BeritaManado.com — Penjabat (Pj) Bupati Minahasa Dr Jemmy Kimendong MSi sudah sebulan lebih memimpin daerah Kabupaten Minahasa pasca dilantik Gubernur Sulut Olly Dondokambey akhir September 2023 lalu.
Tak butuh waktu lama, Jemmy Kimendong langsung menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah, tak terkecuali dengan melakukan tatap muka dengan insan pers.
Kinerjanya seakan menjadi hadiah manis disaat momentum Hari Jadi Minahasa ke-595 yang jatuh pada, Minggu (5/11/2023) hari ini
Bupati Kumendong Kumendong sendiri mengatakan, bahwa pertemuan dengan para wartawan sangat penting dilakukan.
Hal ini mengingat, waryawan merupakan pilar keempat demokrasi, dimana, meteka berperan penting dalam pembangunan khususnya di Kabupaten Minahasa.
Sehari setelah melakukan pertemuan dengan insan pers, Pj Bupati Jemmy Kumendong, langsung bertatap muka dengan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Minahasa, lewat apel kerja perdana.

Dimana, dalam arahannya, Kuemnedong meminta kepada seluruh jajaran Pemkab Minahasa, agar melakukan inovasi di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD.
“Inovasi wajib dilakukan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing, terutama dalam pelayanan publik, agar masyarakat merasa puas,” katanya.
Dikesempatan itu, Kumendong juga mencanangkan aplikasi pemutakhiran data mandiri satu layanan kepegawaian sistem informasi kepegawaian (SLanK SIniKe), dan penyerahan surat keputusan (SK) kenaikan pangkat kepada ASN.
Kemendong mengatakan, pemutakhiran data mandiri adalah proses peremajaan dan pembaruan data secara mandiri pada sistem SIniKe. Sedangkan tujuan pemutakhiran data mandiri. Untuk mewujudkan data akurat, terkini, terpadu, dan berkualitas terpadu, agar dapat menciptakan interoperabilitas data.
“Sedangkan data kepegawaian digital, adalah data yang berkaitan dengan pegawai ASN yang disimpan dan dikelola secara elektronik, menggunakan teknologi informasi komunikasi. Jadi, ASN tidak lagi diminta memasukan berkas untuk layanan kepegawaian,” kata dia.
Lebih lanjut Kemendong menjelaskan, manfaat data kepegawaian digital yaitu menghemat ruang penyimpanan, mengurangi penggunaan kertas, mempercepat proses pengelolaan data, menjamin keamanan arsip, dan pengelolaan data dilakukan dimana saja.
“Aplikasi ini menjadi kebanggaan ASN Minahasa. Jaga keberlangsungan aplikasi ini. Jangan sampai karena kendala dengan anggaran, kemudian berhenti. Kelanjutan harus dijaga,” tandasnya.
Dihari-hari berikutnya, mantan Karo Pemerintahan Pemprov Sulut itu, melakukan pertemuan perdana dengan kepala-kepala organisasi perangkat daerah, untuk melihat sejauh mana program yang telah dilaksanakan maupun sementara berjalan.
Dirinya pun berpesan kepada para kepala OPD, agar selalu mengedepankan kepentingan masyarakat. Terutama di instansi pelayalanan publik, yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Manajemen birokrasi yang profesional melalui tata kelolah pemerintahan yang baik, menjadi yang utama dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan pro rakyat,” ujar Kumendong.
Selanjutnya, mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulut ini, melakukan pertemuan dengan forum kumunikasi pimpinan daerah (forkopimda) untuk membahas isu-isu stragis yang berkembang saat ini.
