
Manado – Jumat (16/12/2016) pukul 10.56 Wita bertempat di aliran Sungai Sumompo, Kelurahan Tuminting, lingkungan 6, Kecamatan Tuminting telah dilaksanakan upaya pencarian dan penyelamatan korban hanyut atas nama Kesya Sanggele, anak ke-3 dari Keluarga Sanggele-Nicholas oleh Tim BASARNAS Manado bersama anggota Koramil 1309-01 Tuminting dan masyarakat.
Saksi mata yang pertama kali mengetahui korban hanyut di sungai yakni Efendi Neno dimana saksi semoat melihat ujung tangan korban di permukaan air.
Teriakan Efendi dan anak-anak yang ada di sekitar lokasi tersebut kemudian membuat warga ramai-ramai ke lokasi untuk menyelamatkan korban namun tubuh korban hanyut dengan cepat dan tidak terlihat lagi atau hilang.
Atas kejadian tersebut, pihak Koramil yang mendapatkan laporan tersebut mendatangi TKP dan melakukan usaha pencarian bersama warga, kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian dan Basarnas.
Pkl 07.30 Wita, warga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian yang juga menghubungi Tim Basarnas.
Pukul 12.08 siang tadi jasad korban akhirnya ditemukan di dasar sungai di bawah jembatan Sumompo kemudian jasad tersebut di bawah ke rumah korban atas permintaan keluarga untuk disemayamkan.
Berdasarkan rilis yang diperoleh BeritaManado.com dari Kodim 1309/Manado, pihak keluarga menolak proses autopsi terhadap korban.
Mengetahui kejadian ini, Dandim 1309/Manado Letkol Arm Johanes Toar Pioh pun bergegas ke rumah duka sekaligus menyampaikan bela sungkawa. (***/srisurya)

