Agama dan Pendidikan

Janji Jofieta Supit Terbukti, Polemik Siswa Belajar di Lantai Tuntas

Janji Jofieta Supit Terbukti, Polemik Siswa Belajar di Lantai Tuntas
Para siswa kini menggunakan ruang kelas yang dinilai lebih layak sehingga kegiatan belajar dapat berlangsung dengan nyaman. Foto: Ist

BeritaManado.com — Polemik siswa SD Inpres Klabat, Kecamatan Dimembe, yang sempat menjadi perhatian publik karena harus mengikuti pelajaran sambil duduk di lantai kini telah terselesaikan.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Dinas Pendidikan memastikan proses belajar mengajar kembali berjalan normal sejak Senin (9/2/2026).

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana belajar sudah kondusif.

Para siswa kini menggunakan ruang kelas yang dinilai lebih layak sehingga kegiatan belajar dapat berlangsung dengan nyaman.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Minut, Deasy Ombuh, yang hadir meninjau sekolah tersebut menyampaikan bahwa kondisi belajar sudah membaik.

Ia menegaskan tidak ada lagi siswa yang harus mengikuti pelajaran tanpa meja dan kursi.

Plt Kepala SD Inpres Klabat, Novi Pinontoan, juga mengungkapkan rasa syukur atas perubahan tersebut.

Menurutnya, kenyamanan belajar menjadi perhatian utama pihak sekolah, termasuk menjaga kondisi psikologis siswa agar semangat belajar mereka kembali pulih.

Permasalahan ini sebelumnya mencuat setelah beredar video yang memperlihatkan siswa belajar di lantai karena beberapa ruang kelas masih dalam tahap renovasi.

Situasi itu memicu perhatian masyarakat sekaligus mendorong percepatan penanganan dari pemerintah daerah.

Sebagai tindak lanjut, Kepala Dinas Pendidikan Minut, Jofieta Supit, telah menggelar pertemuan bersama orang tua siswa, pihak sekolah, pengawas, serta Inspektorat daerah pada Jumat (6/2/2026).

Pertemuan tersebut menjadi forum penyerapan aspirasi sekaligus penegasan komitmen pemerintah untuk memastikan fasilitas pendidikan yang memadai bagi siswa.

Inspektorat Minut melalui Kepala Inspektorat Stephen Tuwaidan turut melakukan klarifikasi terkait proyek renovasi ruang kelas yang merupakan bagian dari Program Revitalisasi 2025.

Meski audit utama berada di bawah kewenangan kementerian terkait, pengawasan internal daerah tetap dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan.

Respons cepat pemerintah daerah mendapat apresiasi dari orang tua siswa.

Mereka mengaku lega karena anak-anak kini bisa belajar dengan fasilitas yang lebih layak dan menyatakan siap mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan di Minahasa Utara.

(Alfrits Semen)



BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara