Kota Manado

James Karinda Tagih Janji Kampanye Vicky-Ai

James Karinda Tagih Janji Kampanye Vicky-Ai
James Karinda

MANADO – Prihatin dengan Pasangan Wali Kota Manado, Dr GS Vicky Lumentut dan Harley Mangindaan, belum merealisasikan beberapa janji politiknya sewaktu kampanye lalu, Wakil Ketua DPRD Manado, James Karinda SH MH, menuntut pasangan ini agar tak ingkar dengan janjinya.

“Pasangan terpilih ini menjanjikan pendidikan gratis serta kesehatan murah. Tapi sudah masuk tahun kedua kepemimpinan janji itu belum dipenuhi. Padahal ini komitmen dengan masyarakat,” ucap Karinda, Rabu (11/1).

Beberapa persoalan lain yang menjadi perhatian PDIP kata Karinda, antara lain. program Manado Kota Model Ekowisata, pembayaran tunjangan guru dan PNS (TTP), upaya mempertahankan Adipura, tunjangan kesejahteraan kepala lingkungan. “Termasuk persoalan peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan,” tukas Karinda.

Karinda menambahkan, kalau ini tidak diseriusi Vicky-Ai, maka pasangan ini akan kehilangan kepercayaan dari masyarakat. ”Kami PDIP mengkritisi ini, untuk mengingatkan kepada pasangan pemimpin Manado ini bahwa banyak janji mereka yang belum terealisasi, ” ujar Karinda menutup pembicaraan.(del)

18 tanggapan untuk “James Karinda Tagih Janji Kampanye Vicky-Ai”

  1. calon pala yth, saya paham betul kekecewaan yang Anda alami. Sebagai pengurus partai politik yang sudah mengundurkan diri, tentu calon pala jauh lebih paham dari saya soal seni dalam berpolitik. kalau cara-cara formil calon pala merasa dipermainkan, tentu ada cara-cara lain yang dapat dilakukan. tapi sebagai sebuah ‘games’, jangan cepat merasa kalah. misalnya saja, insentif/honor pala akan diikutkan dalam pembiayaan kegiatan Kelompok Masyarakat Mapaluse yang menjadi pelaksana dari Program Berbasis Lingkungan. tunjukkan kepada masyarakat di sekitar calon pala, bahwa Anda-lah Pala yang diinginkan warga dengan terus menerus menunjukkan partisipasi dan bermitra bersama Pala yang Anda kalahkan dalam fit-proper test. Soal intervensi Walikota, masih perlu ditelusuri kebenarannya, karena mekanisme penetapan Kepala Lingkungan itu menjadi wilayah Lurah dan Camat. Kalau dikatakan orang titipan, yang bertanggung jawab penuh adalah Camat. Saya usul, calon pala studi banding di salah satu lingkungan di Kelurahan Tikala Kumaraka yang berhasil mengadakan pemilihan ulang Kepala Lingkungan setelah penetapan camat ditolak warga. Sepanjang memenuhi prosedur dan peraturan perundang-undangan, salah satu poin dalam penetapan/keputusan tentang Kepala Lingkungan menjamin perbaikan jika terdapat kekeliruan. Selamat Berjuang.

  2. kalau soal kepala lingkungan (PALA) itu adalah titipan dari Ketua Besar..N V (Nortje Vanbone) ke Bos Besar V L (Vicky Lumentut)…Jadi, bohong besar kalau di katakan PALA itu ditetapkan oleh CAMAT…Di tahun 2012..tahun DISIPLIN..BOS BESAR sendiri yg melanggar…

  3. Mengkritik orang lain itu bagus dan tidak ada yang melarang, tentu dengan kritik-kritik yang membangun, tapi lebih bagus kalau kita mengkritik diri kita sendiri dulu. Terima kasih

  4. aneh sekali buat antoni, membandingkangkan bukan yg prinsipil.. yg nda war-war ; uang sogok hamba2 Tuhan, kebersihan? apa itu indikatornya.. jadi kase njo besar2 doi tuk hamba Tuhan so pasti benar… Daerah laen bisa biking bgitu.. dan jang menghina daerah laen.. komentator disini cm mau bilang masalah kota manado, ngana bilang sampe soal Tety lah.. so gila kali.. ‘batle war” nya dimana, bawa-bawa orang laen, coba ngana bandingkan deng di jawa, ele rumah ibadah dapa biaya dari daerah, sekolah gratis, kesehatan gratis,, jang jadi katak di dalam tampurung eh salah dibawah tampurung..

  5. Bagi masyarakat dan pemerintah mari kita mulai belajar menggunakan Indikator Indikator Ilmiah dalam melakukan penilaian terhadap kinerja pejabat, demikian juga sebagai pejabat jangan hanya untuk kepentingan pencitraan sehingga membuat program2 kerja yang logika ilmiahnya sulit utk dicapai berikut ini adalah sedikit uraian saya mengenai metode SHELL++ utk mengevalausi Kinerja Pejabat http://www.ustream.tv/recorded/19578607 dan Kajian ilmiah sederhana mengenai Visi Manado Kota Pariwisata antara Mimpi dan Kenyataan http://www.ustream.tv/recorded/19674820 semoga bermanfaat

  6. @pak james karinda cs (se aliran)……… jgn kalian berharap ini vecky n ai (walikota n wawali) ini malaekat!!! Tahukah kalian visi misi (termasuk di dalamnya janji2 kampanye), itu adlh tekad mereka berdua (vecky nai). Skrg kota manado pelopor menghargai hamba Tuhan lebih daripada biasa……coba cek di 14 kab kota lainnya termasuk pemprov sulut ……. tege2 dorang kase pa hamba Tuhan. Salut utk vecky n ai utk hal tersebut. Juga siapa di 14 kab kota n pemprov sulut menghargai tukang sampah dan pala?……di seluruh indonesia hanya pemkot manado yg mau berikan 2jt per bulan utk tukang sampah dan pala. Di daerah lain hanya berikan UMP (tdk ada ump di provinsi di indonesia yg 2jt)……..Salut sekali lagi utk terbosan ini>>>>sekalipun keuangan pemkot ngos2an. Kalaupun ttp utk pns nov des 2011 tdk terealisir itu wajar, krn kemampuan keuangan belum memadai, artinya kinerja skpd utk serap PAD kurang mantap……perlu dipacu lagi. Secara fair apa yg sdh n sedang dibuat vecky n ai sudah di atas standard prestasi 14 kab kota di sulut. Coba tanya vreeke minahasa, tetty paruntu minsel……brp dorang kase upah tukang sampah dan berapa tiap bulan tunjangan hamba Tuhan? jauh dari yg vecky n ai berikan…..padahal ibu tetty itu penginjil sebelum jadi bupati, nintau skrg “ada info so lebe banya deal di cafe, semoga kabar burung” so jadi artis le tare dgn wamen bappenas tuwo!!!….apalagi kab kota lain (kotamobagu, boltim, bolmut, minut dst….) penghargaan kpd tukang sampah dan hamba Tuhan ….pandang enteng sekali…….klu beli oto….oto baru n canggih samua………
    @mener james ….. kalau ente mau ba kritik pa vecky n ai……dtg 6 mata kalian bertiga dan ungkapkan n dengar alasan vecky n ai….baru ente publikasi. Klu so publikasi duluan padahal KJ, maka org akan bertanya: ” Mener james bgm dengan rumah tanggamu, apakah so bae2 “….skrg jgn ambe posisi anda berseberangan degan vecky n ai dan anda ada di posisi shs. Berbahaya jika saling balas pantun. Benar or tidak mar ini kuli tinta kurang rasa bagitu mau publikasi…….
    Mari saling menunjang dan torang samua mau membangun kota manado. Dukung walikota n wakil walikota terpilih utk menjadikan kota manado kota yg menarik org dtg di kota manado n pad bertammbah n rakyat hidup sejahtera. …….”lanjutkan!!!!!!

  7. James, bagaimana kalo bilang pa Vicky dan Ai urus akang dang tu masalah2 keluarga di Manado? Sapa tau dorang bisa bantu pa anang ;)

  8. Pillihan untuk menelan obat meskipun pahit adalah pilihan yang baik, daripada menolak rasa pahit tapi menuju kematian. Di balik kalimat tadi, Saya berpendapat Fals bukan berdiskusi tapi memang mempolitisasi isu tentang TTP Pemkot Manado. Kalau Fals hadir di Apel Senin 9 Januari 2012 dan mendengarkan tepukan tangan para peserta apel untuk kejujuran Walikota terhadap kondisi keuangan dan TTP November Desember, mungkin penilaian terhadap Walikota dan Pemkot Manado tidak akan seperti tertulis pada posting terakhir. Tapi saya hanya bisa memberikan informasi dan tak bisa memaksa keyakinan.

  9. Pemerintah Kota Manado telah berhasil untuk Tidak membayar TTP PNS Manado selama 2 bulan (Nopember dan Desember 2011). Salut dengan kebohongan ini… Janji Kampanye, tetap janji aja… Namanya janji. Berbeda dengan istilah “Bertekad”.

  10. Target 150 juta yang disusun pada awal PBL Mapaluse, ternyata belum memadai bagi alur keuangan APBD Kota Manado pada tahun 2012. Jika memungkinkan pada APBD Perubahan atau APBD Induk, maka tiap lingkungan dipastikan akan menerima 150jt per tahun.

  11. Salah satu terobosan yang dilakukan dan sementara dipersiapkan tanpa gembar-gembor, pada pertengahan tahun 2012, di 504 lingkungan di 87 kelurahan dan 9 kecamatan se Kota Manado, akan dilaksanakan program yang diberi nama PBL-Mapaluse, singkatan dari Pembangunan Berbasis Lingkungan – MembAngun PrasaranA LingkUngan, Sosial, dan Ekonomi. Sudah disetujui DPRD Kota Manado dan dalam konsultasi APBD 2012 di Pemprov Sulut, tahun 2012 akan disubsidi dana 75 juta per lingkungan, dengan rincian untuk kegiatan infrastruktur 33 juta, kegiatan sosial ekonomi 14 juta, honor kepala lingkungan 24 juta, dan sisanya untuk administrasi, pengawasan, dan fasilitasi. Ini merupakan salah satu pendekatan pembangunan yang menghilangkan dikotomi Utara-Tengah-Selatan yang selama ini cukup berkembang di masyarakat. Hanya saja Pemkot perlu mempersiapkan-melatih-dan mendampingi perangkat pelaksananya yang akan ditunjuk sendiri oleh masyarakat, dengan diberi nama Kelompok Masyarakat Mapalus. Kalau dengan program terobosan seperti ini, atau penegakan tahun disiplin, membangkitkan semangat berolahraga, perubahan jalur menjadi kombinasi satu-dua arah, GSVL-Ai dianggap melupakan janji kepada masyarakat, tentu itu klaim masing-masing dari warga masyarakat. Bagi saya yang kebetulan ikut mengamati jalannya pemerintahan, kritik seperti yang disampaikan Pak James ada benarnya, tapi di pihak lain, juga ada yang dilakukan sebagai kontribusi positif. Kalau soal Kepala Lingkungan, itu bukan menjadi wewenang Walikota, tapi mekanismenya diusulkan Lurah dan ditetapkan/dilantik oleh Camat…

  12. So butul Pak JK ada kritisi, dorang so lupa dorang pe janji p rakyat, padahal asal-muasal dorang dari rakyat… ckckckc, apalagi itu wawali so banyak ingkar janji di, memang memiriskan. qt menyesal ada pilih nmr 8 lalu…….. 2014 pilih yg lebih bermartabat jo…

  13. Pak James dan pembaca BM yang terhormat, GSVL – Ai dalam kampanye pada 27 Juli 2010 di Lapangan KONI Sario Manado menandatangani Kontrak Politik berisi 8 poin. Dari kontrak tersebut tidak ada satupun poin yang menegaskan pendidikan gratis dan kesehatan murah.
    Sekadar mengingatkan Pak James, saya tuliskan ulang isi kontrak politik yang memuat 8 progaram unggulan GSV-Ai :
    1. Melaksanakan pembangunan berbasisi 504 lingk. Dengan alokasi dana 150 juta/thn yamg dikelola bersama oleh kepala lingk. Dan warga.
    2. Meningkatkan upah kepala lingk. Menjadi 2 juta/bulan.
    3. Menambah jumlah dokter dan perawat demi tersedianya layanan kesehatan gratis di puskesmas selama 24 jam setiap hari dan jaminan asuransi kematian bagi semua penduduk kota Manado.
    4. Meningkatkan honor petugas kebersihan menjadi 2 juta/bulan.
    5. Menyediakan seragam dan perlengkaapan gratis bagi siswa yang kurang mampu.
    6. Meningkatkan upah perangkat kelurahan (eks desa) non PNS menjadi 2 juta/bulan.
    7. Meningkatkan insentif bagi rohaniawan dari 500 ribu/tahun menjadi 500 ribu/bulan.
    8. Meningkatkan tunjangan tambahan Penghasilan (TTP),bagi PNS hingga 100 persen.

  14. .
    ..MEMANG SUDAH MO JADI PEJABAT SKARANG…
    .
    ..NYANDA BAJANJI ..SUSAH
    ..KASE JANJI ….LEBE SUSAH LAGI
    .
    ..NGONI MO GONTA-GANTI LEI ITU PEJABAT TIAP DETIK…BAGITU TRUS..NYANDA KERJA …CUMA ADA URUS-URUS ITU JANJI

  15. so ilang simpati torang pa pak Wali Vicky Lumentut….torang baku lia jo di 2014..From ;Warga Mahakeret BaratLing 1

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara