Manado – May Day atau Hari Buruh biasanya diperingati dengan aksi turun ke jalan, berdemo menyuarakan nasib buruh, namun untuk di Provinsi Sulawesi Utara, kegiatan dilakukan dengan dialog.
“Kegiatan memeringati may day tak seperti biasa. Kami lakukan dengan modelnya cara dialog, agar elok dan elegan,” kata Jack Andalangi pada BeritaManado.com, Jumat (1/5/2015)
Dialog itu dilakukan antara pihak buruh, perusahaan dan Pemprov Sulut yang dikemas dalam acara Zumba, Pasar Murah dan Medical Check Up Gratis, berlokasi di Kantor Disnakertrans Sulut.
“Dengan berdialog, maka persoalan pada buruh akan cepat terselesaikan,” kata Jack Andalangi selaku Korwil KSBSI yang juga dipercayakan sebagai Ketua Pantia May Day Provinsi Sulut 2015.
Ditambahkannya, kegiatan seperti itu, diharapkan tahun depan bisa dilaksanakan kembali, sebagai salah satu bentuk yang tanpa harus turun ke jalan. (robin)
