Anggota Komisi 2 Ivonne Andries kepada BeritaManado.com, Kamis (26/3/2015) mengatakan bahwa hal yang diamati dan dipelajari adalah potensi pariwisatanya diolah dengan baik. Lombok Tengah sendiri berhasil menjadi pintu masuk wisatawan koridor 5 di Indonesia.
“Hal tersebit ternyata terjadi karena adanya kerjasama dengan Bali, sehingga diciptakan rute wisata Bali-Lombok. Dilakukan demikian karena potensi pariwisata Lombok punya kemiripan dwngan Bali, bahkan ada tempat di Lombok yang tidak ada di Bali,” ungkap Andries.
Ketua Fraksi Partai Golkar ini juha mengatakan bahwa salah satu keunggulan Lombok yaitu adanya Geopark yang telah ditetapkan UNEASCO sebagai warisan dunia. Dengan demikian Pemkab Lombok Tengah tidak membuang banyak anggaran untuk promosi luar negeri, tapi dana yang ada digunakan untuk memperbaiki infrastruktur termasuk akses ke tempat-tempat wisata. (frangkiwullur)
