
Manado, BeritaManado.com – Pembukaan Festival Seni Pemuda Gereja (FSPG) GMIM 2025 terasa sangat bermakna ketika Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay ‘membakar’ semangat pemuda dalam pembukaan, Minggu (19/10/2025) malam.
Ribuan pemuda-pemudi Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) tampak antusias mengikuti ajang tahunan yang selalu menjadi wadah aktualisasi iman dan seni.
Dalam sambutannya yang penuh makna, Wagub Victor Mailangkay mengingatkan para peserta agar tidak hanya mengejar kemenangan semata, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual dan integritas dalam setiap perlombaan.
“Pemuda GMIM dan jemaat sekalian, khususnya para peserta yang saya banggakan bertandinglah bukan hanya untuk meraih piala, tapi berjuanglah dalam pertandingan iman yang benar,” ujar Mailangkay disambut tepuk tangan meriah.
Ia menegaskan, kemenangan sejati bukan di atas panggung lomba, tetapi dalam pertempuran karakter dan moral yang dibangun sejak dini.
“Jauhkan diri dari segala bentuk kecurangan dan praktik KKN. Ingatlah, apa yang kalian tanam hari ini kebiasaan, etika, integritas itulah yang akan membentuk karakter pemimpin masa depan,” pesan Mailangkay dengan nada tegas.
Wagub juga berpesan agar para pemuda GMIM menjadi “obor pembangunan” yang menyala dengan terang iman dan semangat pelayanan, bukan sekadar cahaya sesaat yang terbakar ambisi duniawi.
“Jadilah terang yang menerangi, bukan cahaya yang terbakar oleh nafsu singkat atau jalan pintas yang merusak nilai,” tambahnya.
Tak lupa, ia mengingatkan para juri untuk menegakkan kejujuran dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas penilaian.
“Saudara telah mengucap janji, bukan hanya kepada panitia, tapi kepada Tuhan. Integritas dalam penilaian adalah berkat bagi peserta dan teladan bagi generasi yang sedang dibentuk,” ungkapnya.
Menurut Mailangkay, FSPG bukan sekadar kompetisi, melainkan panggung pendidikan karakter, kreativitas, dan pelayanan.
“Festival ini adalah tempat di mana seni bertemu iman, kreativitas bertemu tanggung jawab, dan talenta bertumbuh menjadi pelayanan,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, lanjutnya, berdiri bersama Gereja dalam mendukung penuh kegiatan yang menumbuhkan nilai-nilai positif dan membentuk pemimpin yang berkarakter serta bermoral tinggi.
“Mari jadikan momen ini sebagai tonggak lahirnya generasi muda yang beriman, berkualitas, dan berintegritas,” pungkas Wagub Victor Mailangkay.
Ia menutup dengan seruan agar semangat FSPG menjadi api yang menyalakan obor pembangunan, terang iman, terang karakter, dan terang pengabdian kepada Tuhan, Sulawesi Utara, dan tanah air tercinta.
( Jhonli Kaletuang)
