Ratahan – Sejumlah tokoh Generasi Muda (Germud) Kecamatan Pasan, Minahasa Tenggara (Mitra) mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap sikap aparat pemerintah desa di wilayah mereka yang memiliki sifat dan pola pikir ego sektoral.
Diungkapkan Angki, dalam beberapa kasus yang terjadi di wilayah Pasan, ada oknum hukum tua di desa setempat justru jadi provokator.
Menurut dia, pemerintah desa yang seharusnya memberikan rasa aman dan tenang bagi warganya, malah ikut menjadi biang dalam memperkeruh situasi saat konflik antara kelompok terjadi.
“Saya melihat masih ada ego sektoral di antara mereka (hukum tua, red). Mereka menganggap kampung sebelah adalah musuh,” kata dia.
Angki pun minta para aparat desa agar mengubah paradigma berpikir seperti itu. “Berpikirlah kita satu Mitra, bukan ini kampung saya, itu kampung anda. Sebab kita yang ada di wilayah Pasan serta Mitra pada umumnya adalah satu keluarga besar yang mengingini kehidupan rukun dan damai,” pesannya. (rulandsandag)
