
Manado, BeritaManado.com — Adanya kasus pelecehan seksual yang terjadi di salah satu SMK di Bolaang Mongondow mengundang simpati legislator DPRD Sulut.
Adalah anggota Komisi IV DPRD Sulut Yusra Alhabsyi yang mengomentari viralnya kasus tersebut dengan menyebut kejadian tersebut berasal dari lemahnya pengawasan guru di sekolah.
“Ini akibat lemahnya pengawasan dari pihak guru di sekolah, karena itu saya minta untuk segera dicopot Kepala Sekolah-nya, hal ini tentu menjadi bahan pemebelajaran bagi Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut untuk lebih memperkuat pengawasan di semua sekolah sebab kejadian ini sangat mencoreng dunia pendidikan,” tegas Yusra Alhabsyi yang juga legislator Dapil BMR
Selain ini, lanjut Alhabsyi, sudah perlu diberlakukan aturan bahwa setiap siswa dilaraang membawa handphone (Hp) selama proses jam sekolah.
“Karena ini menjadi salah satu pemicu dari siswa untuk melakukan tindakan yang bersifat asusila,” usulnya.
Diketahui sebelumnya, baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan beredarnya videonya seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) digerayangi tiga temannya.
Setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian, ternyata video tersebut terjadi di Kabupaten Bolmong.
(AnggawiryaMega)
