Berita Utama

Harga Emas di Pegadaian Naik Drastis, Dampak Memanasnya Konflik di Timur Tengah

Harga Emas di Pegadaian Naik Drastis, Dampak Memanasnya Konflik di Timur Tengah
Harga emas batangan di Pegadaian melonjak tajam pada Selasa (3/3/2026), seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Foto: Suara.com


BeritaManado.com — Harga emas batangan di Pegadaian melonjak tajam pada Selasa (3/3/2026), seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Melansir Suara.com jaringan BeritaManado.com,
lonjakan ini dipicu kekhawatiran pasar global terhadap dampak konflik yang berpotensi memperluas ketidakpastian ekonomi dunia.

Berdasarkan pembaruan harga terbaru, emas cetakan UBS ukuran 1 gram dibanderol sekitar Rp3.195.000, sementara Galeri24 ukuran 1 gram dijual di kisaran Rp3.173.000.

Angka tersebut mengalami kenaikan signifikan dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.

Kenaikan harga emas ini tidak terlepas dari meningkatnya permintaan investor terhadap aset safe haven.

Dalam kondisi geopolitik yang memanas, emas kerap menjadi pilihan utama karena dinilai lebih stabil dibandingkan instrumen investasi berisiko seperti saham atau mata uang.

Analis pasar menilai, selama tensi konflik belum mereda, harga emas masih berpotensi bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat.

Sentimen global, termasuk pergerakan dolar Amerika Serikat dan harga minyak dunia, turut memengaruhi arah harga logam mulia tersebut.

Pegadaian sendiri menyediakan berbagai pilihan ukuran emas bagi masyarakat, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram untuk Galeri24, serta 0,5 gram hingga 500 gram untuk UBS.

Variasi ini memberikan fleksibilitas bagi investor ritel maupun pembeli yang ingin mengamankan aset dalam jangka panjang.

Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap mencermati pergerakan harga sebelum melakukan transaksi.

Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar global.

Dengan situasi global yang masih diliputi ketidakpastian, emas kembali menunjukkan perannya sebagai instrumen lindung nilai yang banyak diburu.

(Alfrits Semen)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara