
PROFIL – Kemajuan suatu bangsa juga ditentukan oleh peran generasi muda. Terus belajar, mengejar masa depan sesuai visi menjadikan seorang muda berkreatif dan melakukan kegiatan-kegiatan positif.

Harfika Boky, Warga Desa Bangunan Wuwuk, Kabupaten Bolmong Timur, Mahasiswi Kedokteran Gigi Semester III Universitas Sam Ratulangi, merupakan salah-satu contoh generasi muda dengan semangat membangun bangsa. Baginya, kebodohan adalah penyakit kronis bangsa yang harus segera diobati.
“Orang yang bodoh dikalahkan oleh orang yang pintar, namun orang yang pintar dikalahkan oleh orang pintar-pintar. Artinya, pendidikan adalah senjata utama untuk mengalahkan kebodohan,” ujar putri kesayangan Herry Boky SE dan Meyni Pondaag SPd ini.
Lanjut mantan siswa teladan dan juara pidato Bahasa Inggris se-Provinsi Sulut ini, membangun bangsa harus dimulai dari diri sendiri, turut memberikan motivasi dan membantu orang lain.
“Sitou Timou Tumou Tou. Jangan hanya bangga dengan kesuksesan diri sendiri tapi orang yang berhasil juga harus bisa memanusiakan orang lain,” tuturnya mengacu pada filosofi hidup Pahlawan Nasional DR Sam Ratulangi.
Akhirnya, adik tercinta dari Harvani Boki SKM ini berpesan, Tuhan tidak pernah salah memilih kita, untuk itu jangan membuat Tuhan menyesal memilih kita. “Tinggi iman, tinggi ilmu pasti tinggi pengabdian.” pungkasnya (JRY)
