Sitaro

Gunung Karangetang Muntahkan Guguran Lava Sejauh 700 Meter, PVMBG Perluas Zona Bahaya hingga 2,5 Km

Gunung Karangetang Muntahkan Guguran Lava Sejauh 700 Meter, PVMBG Perluas Zona Bahaya hingga 2,5 Km
Gunung Karangetang (foto Beritamanado.com)

Penulis: Jhonli Kaletuang I Sitaro 

Pos Pengamatan Gunungapi Karangetang melaporkan adanya peningkatan aktivitas guguran lava dari puncak Gunung Karangetang, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.

Berdasarkan hasil pengamatan periode Minggu (6/9/2026) pukul 00.00–24.00 WITA, teramati aktivitas guguran lava dari kawah utara meluncur sejauh 100 hingga 700 meter ke arah Selatan. 

Selain itu, suara gemuruh berskala lemah hingga sedang juga terdengar dari kawah utara, disertai kemunculan asap kawah berwarna putih tebal setinggi 10 hingga 20 meter.

ADVERTISEMENT

Pengamat Gunungapi Karangetang, Vieko Kristianse Rompas, A.Md, mencatat aktivitas kegempaan yang cukup dominan selama 24 jam pengamatan. 

Terdata sebanyak 13 kali gempa guguran dengan amplitudo 2–10 mm dan durasi 34–84 detik, serta 78 kali gempa hembusan. Selain itu, terekam pula gempa tremor harmonik, tremor non-harmonik, vulkanik dangkal, hingga vulkanik dalam.

Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Karangetang berada pada Level II (Waspada).

Rekomendasi Keselamatan bagi Masyarakat dan Wisatawan

Menanggapi kondisi visual dan kegempaan tersebut, PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting guna meminimalisir risiko bencana bagi masyarakat setempat maupun pengunjung/wisatawan:

Sterilisasi Zona Bahaya: Masyarakat, pengunjung, dan wisatawan dilarang mendekati, mendaki, atau beraktivitas dalam radius 1.5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (Kawah Selatan), serta perluasan sektoral sejauh 2.5 km ke arah Barat Daya dan Selatan.

Waspada Awan Panas Guguran (APG): Masyarakat diminta mewaspadai potensi guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat penumpukan material lava yang belum stabil di area puncak, terutama ke sektor Selatan, Tenggara, Barat, dan Barat Daya.

Ancaman Lahar Hujan: Warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang diimbau meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bahaya lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke wilayah pesisir pantai.

PVMBG mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi perkembangan aktivitas Gunung Karangetang melalui aplikasi/laman MAGMA Indonesia (https://magma.esdm.go.id) serta saluran media sosial resmi PVMBG.