Berita Utama

Gubernur Yulius Selvanus Terjun Langsung ke Lokasi Banjir: “Kami Tak Tinggal Diam!”

Gubernur Yulius Selvanus Terjun Langsung ke Lokasi Banjir: “Kami Tak Tinggal Diam!”
Gubernur Yulius Selvanus Terjun Langsung ke Lokasi Banjir: “Kami Tak Tinggal Diam!”

Minahasa, BeritaManado.com – Usai menghadiri Musyawarah Nasional VI APKASI di Kabupaten Minahasa Utara, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus langsung bergerak cepat mengunjungi sejumlah wilayah terdampak banjir akibat luapan Danau Tondano di Kabupaten Minahasa.

Gubernur Yulius, yang dikenal responsif terhadap situasi darurat, menyempatkan diri meninjau secara langsung tiga desa yang mengalami dampak signifikan, yakni Desa Roong, Desa Eris, dan kampung halamannya sendiri di Desa Tounelet, Kakas.

Dalam kunjungannya, Gubernur tak hanya berdialog dengan warga, tetapi juga ikut mendampingi aksi kemanusiaan bersama Partai Gerindra Sulawesi Utara, DPD dan DPC Gerindra Minahasa, serta jajaran Pemerintah Provinsi Sulut, dengan mendirikan posko pengungsian dan menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat terdampak.

“Kami tidak tinggal diam. Saat ini fokus kami adalah memastikan masyarakat mendapatkan bantuan dan perlindungan yang mereka butuhkan. Saya juga sudah perintahkan percepatan normalisasi aliran air di Danau Tondano,” ujar Gubernur Yulius dengan tegas.

Sebelumnya, Gubernur telah melakukan peninjauan di Pintu Air PLTA Tanggari, Desa Tonsea Lama. 

Dalam kunjungan tersebut, ia menginstruksikan agar jalur air segera diperlebar dan disodet untuk mempercepat aliran keluar dari Danau Tondano, guna mengurangi luapan yang membanjiri permukiman.

Menurut data yang diterima hingga saat ini, terdapat *2.336 rumah* terdampak banjir. 

Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan hingga situasi sepenuhnya pulih.

Gubernur juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. 

Ia mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan, khususnya tidak membuang sampah sembarangan ke sungai atau danau, yang dapat memperparah kondisi banjir.

“Pemerintah akan mencari solusi terbaik secepatnya, namun partisipasi masyarakat juga sangat penting. Mari torang jaga sama-sama,” tutup Gubernur, seraya menyampaikan harapan dan doanya: “Tuhan jaga torang samua.”

(RDS)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara