Politik dan Pemerintahan

Gubernur Yulius Selvanus Mulai Kirim Bantuan ke Sangihe

Gubernur Yulius Selvanus Mulai Kirim Bantuan ke Sangihe
Gubernur Yulius Selvanus Kirim Bantuan ke Pulau Terluar Terdampak Gempa

Peliput: Jhonli Kaletuang I Manado

Kepedulian Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan secara nyata.

Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, bergerak cepat mengirimkan bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah kepulauan pada 8 Juni 2026.

Bantuan tersebut disalurkan khusus untuk tiga pulau terluar yang mengalami dampak paling berat, yakni Pulau Matatuang, Pulau Kawio, dan Pulau Marore di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Pengiriman bantuan dipimpin langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara, Adolf Tamengkel, sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar warga segera terpenuhi.

Sejumlah logistik yang dikirim mencakup kebutuhan pokok masyarakat, antara lain 3 ton beras, 181 dus mi instan, 37 dus ikan kaleng, 70 baki telur atau sekitar 2.100 butir, 150 lembar tikar, serta 10 lembar terpal.

Bantuan tersebut disiapkan untuk membantu warga yang saat ini masih menghadapi dampak kerusakan rumah dan infrastruktur akibat gempa.Karena keterbatasan akses menuju wilayah terdampak, distribusi bantuan dilakukan melalui jalur laut menggunakan KRI Selar.

Kapal tersebut dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Manado menuju wilayah kepulauan pada malam hari, membawa logistik yang sangat dibutuhkan masyarakat di pulau-pulau terluar perbatasan Indonesia tersebut.

Kepala BPBD Sulut Adolf Tamengkel menegaskan bahwa seluruh bantuan akan disalurkan secara langsung dan tepat sasaran.

Tim BPBD bersama aparat pemerintah setempat telah menyiapkan mekanisme distribusi hingga ke rumah-rumah warga terdampak di Pulau Marore, Matatuang, dan Kawio.

“Pendataan korban serta kerusakan terus kami perbarui agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan,” ujarnya.

Gubernur Yulius Selvanus juga menegaskan bahwa masyarakat di wilayah kepulauan, terutama daerah terluar, harus menjadi prioritas dalam setiap upaya penanganan bencana.

“Warga di daerah terluar harus jadi prioritas. Negara hadir sampai ke pulau-pulau kecil,” tegas Gubernur melalui BPBD Sulut.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara