Berita Utama

Besok, KNPI Sulut Duduki PLN dan Pertamina

Jackson Kumaat, Ketua DPD KNPI Sulawesi Utara.
Jackson Kumaat, Ketua DPD KNPI Sulawesi Utara.

Manado – Besok Pagi, ribuan pemuda yang berhimpun dalam KNPI Sulut akan menduduki kantor PLN dan Pertamina Sulawesi Utara. Hal ini dilakukan DPD KNPI Sulut untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Sulut akibat dirugikan dengan buruknya kinerja manajemen kedua instansi tersebut.

 

“Kami akan menurunkan ribuan kader dan simpatisan DPD KNPI Sulut, kami akan meminta pertanggung jawaban langsung pimpinan PLN dan Pertamina akibat seringnya terjadi pemadaman listrik di Sulut serta kelangkaan BBM yang belakangan ini terus terjadi dan merugikan masyarakat Sulut,” ujar Ketua KNPI Sulut, Jackson Kumaat kepada beritamanado melalui telepon seluler miliknya.

 

Sekedar diketahui, Jackson Kumaat akan bertindak sebagai Jenderal Lapangan dalam aksi demonstrasi damai, serta jajaran pengurus KNPI menjadi koordinator lapangan. (risat)

2 tanggapan untuk “Besok, KNPI Sulut Duduki PLN dan Pertamina”

  1. Pemadaman listrik merupakan kondisi yang mewabah di Sulut baik di tingkat provinsi apalagi di kabupaten dengan alasan yang paling sering di kemukakan bahwa karena kekurangan atau kehabisan bahan bakar minyak.Masyarakat banyak kali melakukan demo kecil-kecilan namun tidak dapat MERUBAH kondisi menjadi baik.Ini berarti harus ada kajian yang lebih mendalam mengatasi penyakit di PLN dan di PERTAMINA.Dan penting keterlibatan semua pihak yang berkompeten untuk menyembuhkan penyakit yang kronis itu serta ada dokter spesialis untuk mengobatinya.Harus ada kepekaan Pemerintah dan pihak yang terkait untuk melakukan pengawasan dan tindakan yang tegas. Kalau SDM Ppengelola tidak mampu ya di ganti.

  2. Saya beberapa kali menyampaikan akan pentingnya akan masalah kelistrikan di Sulut. Infrastruktur listrik kalau di tinjau dari kebutuhan, sama tidak ada bedanya dengan infrastruktur jalan dan telikomunikasi. Dan kalau arah pembangunan kita menuju ke masyarakat yang semi-industrialis, kita harus menempatkan kelistrikan itu sebagai infrastruktur yang kategorinya MUST.
    Atau bahkan kalau harus memilih antara jalan TOL atau Listrik yang berkecukupan, saya lebih memilih Listrik yang handal dan saya yakin yang mana investor itu akan lebih memilih berebut ke daerah yang listriknya handal di bandingkan dengan daerah yang berjalan tol.

    Saya lebih melihat koar-koar tentang kelistrikan di Sulut, mulai dari PLN, pemda dll cuma lips service saja alais lebih banyak membodohi rakyat. Dari dulu kita tahu kita sudah kurang listrik dan pembangunan begitu pesat penambahannya tapi tidak ada yang mau mengantisipasi akan semua ini.

    Salah satu jalan keluar untuk cepat mengatasi masalah ini adalah Listrik Swasta dengan kapasitas besar dan jangan bergantung dengan PLN pusat. Kalau perlu pemnda mendirikan PT sendiri untuk pengelolahannya. Kalau tidak salah ada dua daerah yang punya PT sendiri untuk mengelolah kelistrikan daerahnya, Tarakan dan Batam.
    Hal yang sama bisa di terapkan di Sulut supaya kita bisa Mandiri dan jangan berharap dari PLN pusat terlalu banyak lagi. Banyak kelemahan dengan adanya centralisasi kelistrikan di negara kita.
    PLN sebagai perusahaan adalah terlalu gigantik untuk di kelola oleh SDM mereka yang ada. Akibatnya tidak pernah akan terdengar kalau PLN itu akan jadi perusahaan yang profitable.

    Jadi apa yang diharapkan dengan DEMO-DEMOnya bung JAck ini?
    Taruhlah PLN bisa dirubah dan jadi lebih “profesinal” dari yang sekarang. Tapi apakah ini sudah jawabannya?
    Kalau memang Listriknya sudah kurang ya tetap saja Byar-Pet..

    Saya akan senang sekali kalau ada yang mau bertukar pikiran mengenai kelistrikan dengan saya…

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara